Corona di Bali
Pasca ASN Positif Covid-19, Dua Pegawai Dishub Klungkung juga Jalani Rapid Test
Dinas Kesehatan Klungkung juga melakukan rapid test terhadap dua ASN Dishub Klungkung.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dinas Kesehatan Klungkung juga melakukan rapid test terhadap dua ASN Dishub Klungkung.
Mereka diketahui sempat menjalin kontak erat dengan ASN Dishub yang positif covid-19.
"Dinas Kesehatan sempat melakukan pelacakan yang sempat kontak dengan pegawai Dishub yang positif covid-19. Itu hasilnya ada dua orang yang sempat kontak erat," ungkap Kadis Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Jumat (17/4/2020).
Sucitra menyebut, ASN yang positif covid-19 tersebut tidak banyak kontak dengan pegawai lainnya karena bertugas di pelabuhan.
Dua orang yang menjalani rapid test pun, juga bertugas di pelabuhan sehingga sering kontak dengan pasien positif covid-19 tersebut.
• Dua PMI Asal Gianyar yang Dinyatakan Positif Corona Hari Ini Sempat Jalani Karantina Mandiri
• Kemenhub: Ada Potensi Pemerintah Terapkan Larangan Mudik Lebaran Tahun Ini, Sore Ini Dirapatkan
• Jaga Stok Darah di PMI Bali, Polresta Denpasar Menggelar Aksi Donor Darah
"Pegawai ini jarang ke kantor, karena tugasnya memang di pelabuhan," ungkap Sucitra.
Dinas Kesehatan Klungkung kembali melakukan rapid test terhadap 63 warga yang terdiri dari orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), dan PMI (Pekerja Migran Indonesia ) di Gos Swecapura, Klungkung.
Sebelumnya, uji swab terhadap enam warga Klungkung yang sebelumnya mengarah positif berdasarkan rapid test pada Selasa (14/4/2020) lalu keluar, Kamis (16/4/2020).
Dari hasil swab pertama yang dilakukan, ternyata dua orang dinyatakan positif.
• Pengamat Sosial Sebut Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19 Harus Sama Rata
• Bantu Percepatan Penanganan Covid-19, Rotary District 3420 Berikan Bantuan APD ke RS Unud
• Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Tertinggi, Donald Trump Sebut Akan Buka Amerika Pada 1 Mei 2020
Satu merupakan Anak Buah Kapal (ABK), dan seorang lagi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klungkung yang bertugas di Dinas Perhubungan.
Nyoman Suwirta mengatakan, ASN Pemkab Klungkung yang dinyatakan positif Covid-19 ini diduga tertular dari anaknya yang PMI yang dirawat di RSUD Klungkung.
“Dari hasil swab pertama, bapaknya positif kemudian ibunya negatif, adiknya negatif, pacarnya juga negatif,” terang Suwirta.
ASN yang positif Covid-19 ini bertugas di pelabuhan, sehingga tidak memiliki kontak erat dengan ASN lain di instansi tempatnya bekerja.
• Sebelum Desak PSBB, Pengamat Sebut Masyarakat Bali Maksimalkan Social dan Physical Distancing Dulu
• Tidak Boleh Sembarangan Beri Bantuan APD pada Instansi Kesehatan, Ada Aturan dari KPK
• Pertamina Kelimpungan Kini Penjualan BBM Turun Drastis, Baru Pertama Dalam Sejarah
Kedua pasien tambahan positif Covid-19 tersebut masih dirawat di Bapelkes Provinsi Bali.
Sementara Jumat (17/4/2020), Dinas Kesehatan Klungkung kembali melakukan rapid test terhadap 63 warga yang terdiri dari orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), dan PMI (Pekerja Migran Indonesia ) di Gos Swecapurs, Klungkung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dinas-kesehatan-klungkung-melaksanakan-rapid-test-terhadap-80-warga.jpg)