Breaking News:

Corona di Bali

Jelang Pariwisata Dibuka untuk Domestik & Mancanegara, Koster Tingkatkan Kapasitas Uji Swab di Bali

Pembukaan Pulau Dewata ini rencananya akan dilanjutkan secara bertahap untuk wisatawan nusantara/domestik pada 31 Juli dan wisatawan mancanegara pada

Dokumentasi DPRD Bali
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan pidatonya dalam rapat paripurna ke-9 masa persidangan II tahun 2020 DPRD Bali, Senin (13/7/2020). Rapat paripurna tersebut diisi dengan agenda jawaban Gubernur Bali atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana tahun 2019 dan Ranperda Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Bali tahun 2020-2050 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menerapkan tatanan kehidupan era baru atau new normal yang dimulai pada 9 Juli lalu.

Dalam penerapan new normal tersebut, Pemprov Bali bersama pihak kabupaten/kota juga sepakat untuk membuka Pulau Dewata untuk masyarakat lokal.

Pembukaan Pulau Dewata ini rencananya akan dilanjutkan secara bertahap untuk wisatawan nusantara/domestik pada 31 Juli dan wisatawan mancanegara pada 11 September 2020.

Jelang dibukanya Bali untuk wisatawan nusantara/domestik dan mancanegara, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku sedang berupaya untuk meningkatkan kapasitas uji sampel swab berbasis reaksi rantai polimerase atau polymerase chain reaction (PCR).

MPLS Siswa di Tabanan Dilakukan secara Daring, Sekolah Kirimkan Video yang Disaksikan Siswa

Cegah Karyawan Gunakan Narkoba, Citilink Gelar Random Check Tes Urine

Usul Minimal Ada 3 Tempat Cuci Tangan, Komisi II DPRD Tabanan Cek Penerapan Protokol Kesehatan Pasar

"Karena kita akan mulai membuka wisatawan nusantara dan mancanegara secara bertahap maka kapasitas ini harus kita lengkapi sehingga nantinya kalau wisatawannya belum membawa surat keterangan negatif swab dari negaranya, dia wajib ikut uji swab di Bali dan itu berbayar," kata Gubernur Koster saat menyampaikan pidatonya dalam rapat paripurna ke-9 masa persidangan II tahun 2020 DPRD Bali, Senin (13/7/2020).

Menurutnya, peningkatan kapasitas ini dilakukan dengan membeli alat untuk uji sampel swab berbasis PCR dan akan ditempatkan di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) dan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Dengan adanya tambahan mesin uji sampel swab berbasis PCR ini, maka dipastikan pengujian di Bali nantinya akan bertambah.

Gunakan Sistem Ngayah, Satgas Gotong Royong Kapal Tetap Gencar Imbau Masyarakatnya Patuhi Protokol

Pengalaman Fauzan Masuk Bali di Era Tatanan Baru, Bagaimana Prosedurnya?

Selalu Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan, Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Acara Kementerian

"Ini sedang dijalankan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dengan pengawasan dan pengarahan dari Bapak Sekda untuk menjalankan ini," kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu

Dengan adanya tambahan mesin tersebut, Gubernur Koster menargetkan pelaksanaan uji swab saat pembukaan pariwisata untuk domestik dan mancanegara bisa mencapai 5000 sampel per hari.

Dengan upaya itu, pelayanan uji swab berbasis PCR di Bali diharapkan menjadi lebih cepat dan produktif.

Sebelum di RSBM dan Labkes Dinas Kesehatan, Pemprov Bali juga telah menyiapkan laboratorium untuk pengecekan sampel swab ini di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Udayana (Unud) dan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar). (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved