Tertanam 5 Meter dari Loket Penjualan Tiket Boat, Polair Amankan Ratusan Butir Telur Penyu

Satuan Polair Polres Klungkung bersama masyarakat, mengamankan ratusan telur penyu di pesisir Pelabuhan Tribhuana, Kusamba, Klungkung, Senin (10/8/202

Istimewa
Satuan Polair Polres Klungkung bersama masyarakat, mengamankan ratusan telur penyu di pesisir Pelabuhan Tribhuana, Kusamba, Klungkung, Senin (10/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Satuan Polair Polres Klungkung bersama masyarakat, mengamankan ratusan telur penyu di pesisir Pelabuhan Tribhuana, Kusamba, Klungkung, Senin (10/8/2020).

Telur diamankan ke tempat penangkaran, mengingat pesisir Tribhuana merupakan kawasan pelabuhan yang ramai dan rentan telur itu dimangsa predator.

Kbo Sat Pol Air Iptu I Gede Yasa menjelaskan, ratusan telur penyu itu ditemukan oleh salah seorang warga yang beraktivitas di Pelabuhan Tri Bhunana.

Posisi telur tersebut tertanam, sekitar 5 meter loket penjualan tiket boat cepat.

" Warga itu mengetahuinya karena menemukan jejak penyu di pasir. Setelah dicek ternyata memang ada telur penyu. Karena penyu merupakan satwa yang dilindungi, warga itu melapor ke kami," ungkap Gede Yasa.

Personel Satpol Air Polres Klungkung dan warga sekitar lalu menggali pasir pantai.

Gagal Raih Podium ke-200 di Brno, Valentino Rossi Sudah Move-on, Siap Beraksi di Austin

Pelaku Curanmor Terciduk Saat Operasi Patuh Lempuyang di Buleleng

Terbangun dari Tidur, Nenek 67 Tahun Kaget Ular Kobra Melilit Tubuhnya, Kemudian Dipatuk di Mata

Di kedalaman sekitar 4 cm, terkubur telur penyu yang jumlahnya mencapai 110 butir.

Karena pesisir Tribhuana merupakan pelabuhan yang setiap harinya padat aktivitas manusia, telur itu lalu dievakuasi ke tempat pendederan di pesisir Watu Klotok.

"Kami pindahkan telur penyu ini juga untuk menghindari predator, seperti anjing dan biawak. Karena di kejadian-kejadian sebelumnya demikian," jelasnya.

Selama ini jarang ditemukan telur penyu di pesisir Pelabuhan Tri Bhuana.

Biasanya ditemukan sudah menetas menjadi tukik dan dimangsa anjing.

Sementara tukik yang berhasil diselamatkan dirilis.

"Kami himbau kepada masyarakat, jika menemukan telur penyu untuk dilaporkan ke kami. Mengingat penyu merupakan satwa yang dilindungi dan kami juga tengah gencar untuk menjaga kelestariannya," imbaunya.

Penemuan telur penyu tersebut lalu dikoordinasikan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alama (BKSDA) dan telor penyu itu diserahkan untuk didederkan di pesisir Pantai Watu Klotok.

Bukan Menguatkan Istri Saat Keguguran, Suami Malah Lakukan Hal Tak Senonoh pada Putrinya

Mengenal Komunitas 2 Tak Menolak Punah, Wadah bagi Para Pencinta Motor 2 Tak di Bali

Mengaku sebagai Dukun, Popo Tipu Satu Keluarga di Seririt Hingga Lakukan Perbuatan Cabul

Polisi Kehutanan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali, Agung Kusuma Yuda mengatakan, pesisir di Klungkung selama ini memang dikenal sebagai habitat dari Penyu Lekang, Penyu Sisik dan Penyu Hijau untuk bertelur.

" Bulan Juni hingga Oktober merupakan musim penyu bertelor," jelas Agung Kusuma Yuda.

Nantinya dari 1000 ekor tukik yang menetas dan hidup di alam bebas, rata-rata yang mampu bertahan hidup kurang dari 10 ekor.

Mengingat tukik menjadi sasaran utama bagi predator seperti ikan hiu, burung laut dan sebagainya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved