Kemenpan RB Evaluasi Layanan Publik di PN Denpasar, Ini Hasilnya
Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (26/10/2020).
Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (26/10/2020).
Kedatangan tim tersebut untuk audiensi mengenai evaluasi pelayanan publik yang ada di PN Denpasar.
"Evaluasi pelayanan publik ini satu keharusan, karena ini yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Pelayanan ini menjadi ujung dari semua yang diberikan ke masyarakat," jelas Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I Kemenpan RB, Jeffrey Erlan Muller ditemui usai audensi.
Dikatakannya, sebagaimana arahan presiden, bahwa keberadaran aparatur harus bisa dirasakan oleh masyarakat.
Bentuknya berupa layanan publik.
Baca juga: Siswi SMA Nekat Lompati Jembatan, Motif Rindu Ibunya, Keinginan Tak Kesampaian
Baca juga: Tolak Stigma Buruk, Menikah Malah jadi Kunci Moncernya Performa Pemain Persebaya Irfan Jaya
Baca juga: TNBB Jajaki Kerjasama Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Artifisial untuk Pengawasan Hutan
"Pelayanan publik inilah yang mungkin kesannya lama, berbelit-belit, waktunya panjang, biaya mahal dan sebagainya. Nah kita lihat sekarang ini apakah masih ada seperti itu. Ini yang ingin kami hilangkan," ucap Jeffrey.
Untuk memudahkan pelayanan kepada publik, kata Jeffrey adalah dengan memanfaatkan serta memaksimalkan teknologi informasi.
Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini.
"Bisa kita lihat dalam situasi pandemi Covid-19 ini ternyata IT menjadi jawaban. Yakni dengan menggunakan fasilitas video conference, zoom dan sebagainya. Ternyata bisa dilakukan," tuturnya.
Baca juga: 22 Orang Pelanggar Prokes Terjaring di Desa Peguyangan Kangin Denpasar, Kebanyakan Tak Pakai Masker
Baca juga: Bypass Ir. Soekarno Kerap Jadi Lokasi Balap Liar, Polisi Libatkan Pecalang Desa Adat untuk Mengawasi
Baca juga: Tahanan Polres Klungkung Dibagikan Masker Agar Dapat Terapkan Protokol Kesehatan
Dengan memanfaatkan teknologi, yang perlu dipersiapkan adalah insfrastruktur maupun suprastrukturnya. Juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDA) nya serta kesiapan sarana pendukungnya.
"Aparaturnya juga dilatih, siap menggunakan sarana teknologi. Termasuk lalu lintas jaringan internet. Ini yang terus kami dorong. Sehingga arahnya masyarakat bukan hanya puas tapi ke depan adalah kebahagiaan. Ukuran kebahagiaan ini lah yang menjadi ukuran dan arah yang akan kami tuju," ucap Jeffrey.
Ditanya dari hasil evaluasi di PN Denpasar, pihaknya menyatakan, bahwa pelayan publik di PN Denpasar sangat berjalan dengan baik.
Meskipun Jeffrey tidak bisa memungkiri masih ada kekurangan.
Baca juga: BREAKING NEWS - Puskesmas III Denpasar Selatan Berikan Swab Test Gratis, Ini Syaratnya
Baca juga: Operasi Zebra Lempuyang 2020 Dilakukan Per Satgas, Lokasinya di Masing-masing Pos Lantas
Baca juga: Rumah Krama Tertimpa Bade Akan Diupacarai Pecaruan, Hari Ini Temui Pedanda Cari Hari Baik
"Pelayanan di sini sangat baik. Arah yang kita tuju adalah pelayanan prima atau disebut excellent service. Ada beberapa kekurangan, itu akan dilengkapi tapi perlu proses. Bukan proses yang instan. Proses ini harus melibatkan semuanya, bukan hanya menjadi tanggung jawab Ketua PN Denpasar saja tapi termasuk juga masyarakat," katanya.
Pula pihaknya menyinggung mengenai pelayanan terhadap masyarakat berkebutuhan khusus, seperti masyarakat rentan, disabilitas serta usai lanjut. Ini merupakan tantangan bagi pengadilan dalam memberikan pelayanan prima.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kemenpan-rb-ri-mendatangi-pengadilan-negeri-pn-denpasar.jpg)