Dapat Anggaran Rp 53 M dari Hibah Pariwisata, DLHK Badung Perbaiki Truk & Bersihkan Jalur Pariwisata

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung kini mulai melakukan pembersihan di jalur-jalur pariwisata.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
DLHK Badung
DLHK Kabupaten Badung saat membersihkan kawasan mangrove pada Senin (30/11/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung kini mulai melakukan pembersihan di jalur-jalur pariwisata.

Tidak hanya itu, DLHK juga memperbaiki beberapa truknya yang rusak, untuk bisa dimaksimalkan dalam mengatasi sampah di Gumi Keris.

Semua itu dilakukan, lantaran DLHK mendapat anggaran paling besar dari 30 persen hibah pariwisata yang diterima Pemkab Badung.

Bahkan DLHK sendiri mengelola anggaran hibah pariwisata sebesar Rp 53 Miliar lebih atau Rp 53.627.377.598

Baca juga: Peserta ‘We Love Bali’ Program 15 Kunjungi Objek Wisata Sanur hingga Tegalalang

Baca juga: Pusat Sosialisasi Rencana Vaksinasi Covid-19, Sekda Buleleng: Biaya Ditanggung Pemerintah & Mandiri

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Kabel PLN & Telepon di Desa Manggis Karangasem, Aliran Listrik Sempat Terganggu

Kepala DLHK Badung, I Wayan Puja saat dikonfirmasi, Senin (30/11/2020) mengakui hal tersebut.

Pihaknya mengatakan jika DLHK mulai melakukan pembersihan di seluruh tempat pariwisata yang ada di Badung.

“Kita mulai bersihkan, seluruh jalur menuju objek wisata yang ada di Badung. Selain itu kita juga bersihkan bantaran-bantaran sungai yang banyak berisi sampah,” jelas Puja.

Puja juga mengakui, DLHK Badung sendiri, mengelola anggaran sebesar Rp 53 Miliar lebih, untuk pembersihan, hingga pemulihan pariwisata bisa cepat dilaksanakan.

 Selain bantaran sungai yang dibersihkan, Puja juga mengakui DLHK juga membersihkan Pantai, Mangrove, TPS3R dan Eksekusi sampah liar.

“Termasuk juga  pemilahan sampah di TPS3R kita laksanakan. Begitu juga perbaikan alat berat.” Katanya.

Disinggung mengenai alat berat yang diperbaiki, mantan Kabag Perwat Setda Badung itu mengaku ada sejumlah truk yang diperbaiki, lantaran baknya borok.

Hanya saja dirinya tidak bisa merinci berapa truk yang diperbaiki lantaran mengaku tidak memegang data

“Kalau jumlahnya berapa besok bisa, karena data di kantor. Intinya Mobil truk yang baknya borok, agar tampak cantik lalu lalang di daerah pariwisata, sehingga kita perbaiki,” bebernya

Ia pun mengaku, hal yang belum pernah dikerjakan DLHK Badung yakni melakukan pembersihan di bantaran sungai, mangrove dan yang lainnya.

Baca juga: Update Covid-19 di Denpasar: Kasus Positif Bertambah 36 Orang, 31 Pasien Sembuh dan Satu Meninggal

Baca juga: Dirut RS Ummi Ungkapkan Alasan Rizieq Shihab Pulang dari RS dan Pilih Lewat Pintu Belakang

Baca juga: Panglima Kirim Pasukan Khusus TNI Buru Teroris MIT dan 100 Orang Pasukan Kejar Kelompok Ali Kalora

 Bahkan saat dibersihkan ternyata banyak sampah yang ada di bantaran-bantaran sungai khususnya di wilayah selatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved