Breaking News:

Berlokasi di Tabanan, Warga Bisa Tukar Sampah dengan Beras Hingga Bumbu Dapur, Catat Waktunya

Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling bersama komunitas Plastik Exchange kembali menggelar aksi Tapa Kedas Tahanan Pangan Kesadaran dari

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: M. Firdian Sani
Istimewa
Selebaran informasi mengenai kegiatan penukaran sampah plastik mendapat beras dan minyak goreng oleh Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling bersama komunitas Plastik Exchange yang akan dilaksanakan di Balai Banjar Jagatamu, Desa Meliling, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu 11 April 2021. 

Menurutnya, selama ini antuasiasme warga yang sudah teredukasi biasanya langsung aksi membawa sampah plastiknya secara swadaya ke Balai Banjar untuk di tukarkan dengan beras.

Tujuan dari kegiatan ini sangat jelas, kata dia, yakni untuk mensukseskan program pemerintah "Nangun Sad Kerthi Loka Bali".

Baca juga: Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah di Tegal Bengkak Karangasem Bali Kembali Mendapat Penolakan

Prinsip yang ditanamkan adalah Edu Aksi (edukasi dalam aksi) dengan harapan bisa merubah kebiasaan membuang sampah menjadi memungut sampah serta pemilahan.

Sehingga kegiatan ini dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangi sampah plastik, dengan sistem barter (pertukaran).

Apalagi sistem barter ini merupakan sistem perdagangan tertua di Bali bahkan di Indonesia. 

"Rata-rata 80 orang warga sudah menjadi partisipan dalam kegiatan ini," katanya. 

Baca juga: Wabup Suiasa Sumbangkan 100 Kg Beras Saat Hadiri Gerakan Merdeka Bebas Sampah Plastik di Desa Cemagi

Khusus untuk menyambut Hari Raya Galungan, sistemnya adalaah converter dengan pointnya.

Contohnya, ketika salah satu warga mendapat 5 poin (5 kg beras), akan dapat kolaborasikan yaitu dengan memberikan 4 kg beras 1 bungkus minyak goreng. Begitu juga seterusnya. 

"Dilakukan penambahan minyak goreng karena edisi Galungan, dan juga beberapa permintaan dari warga. Sesuai namanya, X Changenya (tukarkan) itu bisa dengan apa saja, tidak hanya ditukar dengan beras, bisa saja nanti ditukar dengan buah jeruk, basa genep, gula pasir, dan lainnya juga. Rencana kedepan, kita juga mau kita kolaborasikan dengan yang lainnya," jelasnya.

Dia melanjutkan, misalnya jika menuju perayaan Hari Raya seperti Galungan dan Kuningan atau yang lainnya, sampah plastik bisa ditukar dengan buah-buahan, daging ayam potong serta bahan makanan lainnya. 

Baca juga: Kepala DLH Gianyar Mirnawati Sampai Keluar Duit Pribadi Untuk Edukasi Warga Soal Sampah

"Rencananya kita nanti inovasikan juga, bila perlu sesui dengan potensi produk desa seperti sayur gonde, gula bali dan lainnya juga. Sehingga perekonomian juga berputar dengan hadirnya Plastik exchange ini," harapnya. (*)

Ikuti berita terkini Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved