Sudikerta Bebas
Sudikerta Langsung Malukat di Sanur, Mantan Wagub Bali Bebas Asimilasi dari Lapas Kerobokan
Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bali, I Ketut Sudikerta telah bebas, Selasa 22 Februari 2022.
Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pasalnya, Sudikerta sendiri di kenal sebagai mantan Ketua DPD I Golkar Bali periode 2009-2019.
Bahkan, Sudikerta masih tercatat sebagai kader partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Kalau sampai sekarang masih sebagai kader. Beliau tidak mengundurkan diri," tegas Sugawa Korry.
Menurut Sugawa Korry, status Sudikerta hanya dicopot sebagai pengurus yakni sebagai Ketua DPD I Golkar Bali medio Desember 2018 saat ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan, penggelapan, pemalsuan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pencopotan itu, menurutnya, merupakan aturan internal yang sudah berlaku di internal Partai Golkar.
"Tapi sebagai pengurus dia diberhentikan, karena memang aturan internal di Partai Golkar yang berstatus sebagai tersangka itu langsung diberhentikan dari jabatannya," ucap Sugawa Korry.
Seperti diketahui, dalam rapat yang digelar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa 4 Desember 2018 memutuskan melengserkan Sudikerta dari jabatannya.
Baca juga: Kilas Balik Kasus Sudikerta: Tipu Bos PT Maspion Rp150 M, Dapat Potongan Hukuman 6 Tahun, Kini Bebas
Pada rapat yang dipimpin oleh Ketua DPP Golkar Koordinator Bidang (Korbid) Kepartaian, Ibnu Munzir memutuskan menunjuk Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-NTB-NTT DPP Golkar, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Golkar Bali menggantikan mantan Wakil Gubernur Bali 2013-2018 itu.
Rapat itu ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan Nomor: KEP-362/DPP/GOLKAR/XII/2018 Tentang Pemberhentian Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan Penunjukkan Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali yang diterima langsung oleh Demer dan Sekretaris DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry
Saat disinggung mengenai peluang Sudikerta kembali masuk dalam kepengurusan untuk aktif berpolitik di Golkar, Sugawa Korry menjawab secara diplomatis.
Dia mengaku pihaknya belum mengetahui keinginan dari Sudikerta.
Sehingga, pihaknya belum bisa untuk menjawab hal tersebut. (can/gil)
Kumpulan Artikel Bali