Berita Bangli
Guru SMAN 1 Bangli yang Meninggal Kecelakaan Dikenal Mudah Bergaul dan Perhatian pada Murid
Kepergian I Nengah Sugita akibat kecelakaan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, ataupun rekan-rekan guru di SMAN 1 Bangli, Bali.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
"Masih ingat masa-masa beliau mengajar dulu yang bawaannya kalem sehingga akrab dengan para siswa. Semoga beliau mendapat tempat di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga diberikan kekuatan untuk tegar," ungkapnya singkat.
Di sisi lain, salah satu rekan sesama guru di SMAN 1 Bangli, I Nengah Subrana masih teringat pesan almarhum Nengah Sugita, yang mana menjadi seorang guru agar memiliki karakter dan terbangun sebuah image.
"Cening, jani wak be dadi guru, melahang gen pang sing campahine jak murid, bangun karakter dan image mu di sekolah," kenang Nengah Subrana.
Disebutkan jika almarhum terlihat seperti orang judes, tetapi itu hanya balutan luar. Almarhum sangat perhatian, baik dan peduli dengan juniornya.
"Saya sendiri sempat menjadi anak didiknya, dan kini menjadi junior sebagai seorang guru. Saat bergabung dalam kepanitiaan, almarhum juga sering menawari untuk dibelikan makan. Beliau ini orangnya perhatian," kenangnya. (*)
Berita lainnya di Berita Bangli
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.