Berita Buleleng

Booster Kedua untuk Masyarakat Umum di Buleleng Dibuka

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr Sucipto mengatakan, booster ke dua sebelumnya hanya diberikan untuk tenaga kesehatan.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Nakes di RSUD Buleleng saat diberikan vaksin booster kedua 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang vaksinasi Covid-19 Dosisi Booster ke 2 bagi kelompok masyarakat umum.

Dengan adanya SE tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng pun mulai membuka layanan booster ke dua itu untuk masyarakat hingga Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMD dan BUMN mulai Selasa (24/1). 


Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr Sucipto mengatakan, booster ke dua sebelumnya hanya diberikan untuk tenaga kesehatan.

Baca juga: Kios di Pasar Desa Suwug Buleleng Dibobol Maling, Pemilik Terkejut Barang Dagangan Berhamburan

Namun kini Kemenkes RI telah membuka booster ke dua untuk masyarakat umum. Layanan booster ke 2 ini dibuka di masing-masing puskesmas.

Namun khusus untuk para ASN akan dilaksanakan di kantor Dinas Kesehatan Buleleng. Dengan dibukanya layanan booster ke dua ini, stok vaksin dikatakan Sucipto saat ini aman, pihaknya telah menerima beberapa vial vaksin kiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. 


"Layanan booster ke dua ini kami buka sampai targetnya tercapai. Booster ke dua ini sebagian besar akan menggunakan vaksin jenis Pfizer serta vaksin jenis lain yang memiliki efek samping seminimal mungkin," terangnya. 

Baca juga: Dishub Diusulkan Terapkan Parkir Digital di Buleleng


Ditambahkan dr Sucipto, saat ini penularan Covid-19 di Buleleng sejatinya sudah melandai. Per Senin (23/1) tercatat hanya ada satu pasien terkonfirmasi yang dirawat di RSUD Buleleng lantaran memiliki komorbid.

Namun vaksinasi terus digencarkan untuk meningkatkan anti bodi masyarakat, terhadap serangan virus Covid-19.

"Covid memang sudah melandai. Kadang sampai tidak ada. Kalau pun kalau ada hanya sedikit dan yang terkonfirmasi punya kormobid atau yang tidak pernah vaksin," jelas Sucipto. 

Baca juga: Sulit Kantongi Izin, Mesin Insinerator RSUD Buleleng Terbengkalai

Sementara menurut data yang dihimpun dari Dinas Kominfosanti Buleleng, progres vaksinasi dosis satu mencapai 83,83 persen, dosis dua mencapai 73,84 persen, dosis tiga atau booster satu mencapai 49,19 persen, sementara dosis empat atau booster dua mencapai 9,30 persen.

"Vaksin sudah terbukti meningkatkan imunitas, dan bisa membuat penyebaran menurun. Jadi kami harap masyarakat datang ke fasilitas kesehatan untuk melakukan booster dua ini," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Vaksinasi Covid-19

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved