Berita Klungkung

Hanya Tersisa 3 Bangunan! Merajan Agung Petapan Swelagiri di Klungkung Hangus Terbakar

Sebelum petugas datang, warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api dengan cepat membesar. 

ISTIMEWA
TERBAKAR – Petugas melakukan pemadaman api yang membakar bangunan di  Merajan Agung Petapan di Dusun Swelagiri,  Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (17/9). Dari pendataan awal kerugian akibat kebakaran terhitung Rp 400 juta. 

TRIBUN-BALI.COM - Warga dikagetkan dengan terbakarnya bangunan di Merajan Agung Petapan di Dusun Swelagiri,  Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (17/9).

Sebelum terbakar, warga melihat anak-anak membakar sampah berupa ranting pohon di area bangunan merajan.

Perbekel Desa Aan I Wayan Wira Adnyana mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.22 Wita. Kebakaran diketahui setelah munculnya asap di tiga bangunan merajan yaitu meru tumpang tiga, gedong penyimpenan, kemulan dan pengaruman.

“Awalnya hanya asap muncul, karena atap bangunan bahanya ijuk dan kayu. Serta posisi tinggi ditambah cuaca panas mengakibatkan api membesar dengan cepat. Saya minta tolong ke BPBD dan Damkar Klungkung untuk segera membantu,” ungkap Wira Adnyana.

Baca juga: NIHIL Pelamar Formasi Dokter Spesialis! Penempatan di Nusa Penida Faktornya, 1.982 Daftar CPNS

Baca juga: Polres Buleleng Terima Hibah Pembangunan Gedung Rp 14 Miliar 

TERBAKAR – Petugas melakukan pemadaman api yang membakar bangunan di  Merajan Agung Petapan di Dusun Swelagiri,  Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (17/9). Dari pendataan awal kerugian akibat kebakaran terhitung Rp 400 juta.
TERBAKAR – Petugas melakukan pemadaman api yang membakar bangunan di  Merajan Agung Petapan di Dusun Swelagiri,  Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (17/9). Dari pendataan awal kerugian akibat kebakaran terhitung Rp 400 juta. (ISTIMEWA)

Sebelum petugas datang, warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api dengan cepat membesar. 

Petugas Damkar tiba, namun posisi merajan sulit dijangkau Armada. Api terus membesar, mengakibatkan hampir semua bangunan ludes hanya menyisakan 3 bangunan saja. Pasca kebakaran, warga pemilik merajan akan menggelar upacara.

“Upacara akan dilaksanakan pada Anggara kasih medangsia pada 15 Oktober nanti dan dalam waktu dekat juga hari raya Galungan,” ujarnya.

Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Klungkung I Putu Widiada mengatakan, pemadaman dilakukan petugas damkar dengan 3 armada dibantu tim TRC BPBD Klungkung dan masyarakat sekitar.

“Kami tangani bersama TRC BPBD dan Damkar Klungkung dibantu warga setempat, sebanyak 3 unit damkar yang diterjunkan menangani kebakaran," imbuhnya.

Dari pendataan awal kerugian akibat kebakaran terhitung Rp 400 juta. “Mohon kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, apalagi cuaca saat ini cukup panas dan menjadi pemicu kejadian kebakaran seperti yang terjadi hari ini (kemarin),” ungkap dia. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved