Pengeroyokan di Gianyar

TEWAS Dimassa Usai Video Viral, Rekonstruksi Kasus Dedianus Kaliyo, Tersangka Peragakan 15 Adegan!

Dalam kasus ini, polisi menghadirkan sebanyak 10 orang tersangka. Total 15 adegan diperagakan dalam rekonstruksi ini.

ISTIMEWA
REKONSTRUKSI - Dalam kasus ini, polisi menghadirkan sebanyak 10 orang tersangka. Total 15 adegan diperagakan dalam rekonstruksi ini. 

TRIBUN-BALI.COM  - Satreskrim Polres Gianyar telah melakukan rekonstruksi kasus tewasnya Dedianus Kaliyo (19) di wilayah Desa Bakbakan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Rekonstruksi digelar di halaman Mapolres Gianyar pada Jumat (22/11) sore. 

Dalam kasus ini, polisi menghadirkan sebanyak 10 orang tersangka. Total 15 adegan diperagakan dalam rekonstruksi ini.

Rekonstruksi ini dilakukan untuk menguji kesesuaian keterangan dari para saksi maupun tersangka dalam berita acara pemeriksaan yang telah diberikan. Polisi juga menghadirkan penasehat hukum para tersangka dan juga dari Kejaksaan Negeri Gianyar. 

Kanit 1 Satreskrim Polres Gianyar Ipda Hanif Aryoseno seizin Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Gananta menjelaskan, dalam kegiatan rekonstruksi ada kurang lebih 15 adegan yang diperagakan, di mana peran dari para tersangka masing-masing berbeda. 

Baca juga: HUKUMAN Serangan Fajar! Simak Penjelasan & Sanksinya Jelang Pencoblosan Pilkada Bali 2024

Baca juga: RAWAN Money Politic Saat Masa Tenang, Antisipasi Serangan Fajar Gunakan Uang Digital, Masuk Pidana

Polres Gianyar, Bali menggelar konferensi pers terkait kasus pemuda NTT, Dedianus Kaliyo (19) yang tewas dikeroyok di Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, Kamis 24 Oktober 2024.
Polres Gianyar, Bali menggelar konferensi pers terkait kasus pemuda NTT, Dedianus Kaliyo (19) yang tewas dikeroyok di Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, Kamis 24 Oktober 2024. (Wayan Eri Gunarta-Tribun Bali)

“Melalui rekonstruksi dari kita penyidik bisa mencocokan atau menyinkronkan terkait dengan pernyataan yang diberikan oleh para tersangka maupun saksi melalui adegan yang diperagakan, jadi kami bisa mengambil keputusan atau tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Ipda Hanif Aryoseno mengatakan, untuk penyebab korban Dedianus meninggal dunia adalah adanya luka tusukan. “Berdasarkan hasil autopsi yang kita dapatkan, korban meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian dada kanan atas dan juga area rusuk kanan bawah,” ujarnya.

Hasil dari penyidikan, tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku baru dalam kasus ini. “Kita masih berpatokan pada SOP, kita melanjutkan berdasarkan hasil pernyataan para tersangka maupun saksi serta hasil rekonstruksi yang kita laksanakan, namun tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lainnya dan masih kita dalami,” tandasnya. (weg)

KISAH Sebelumnya

Polres Gianyar akhirnya mengungkap kasus pengeroyokan di Desa Bakbakan, Gianyar yang berujuang tewasnya seorang pekerja proyek bernama Dedianus Kaliyo (19). Polisi menetapkan 11 tersangka.

Dari 11 tersangka, satu orang merupakan pelaku yang mengambil video WhatsApp Story korban dan menggunggah ulang di akun Tiktok @loghe.dorih dengan keterangan bernada provokasi 'orang bali yg babi".

Orang ini berinisial MJB alias Yanto (20), yang juga warga Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Yanto ternyata memiliki hubungan kekerabatan dengan Dedianus dan bekerja di proyek yang sama.

Yanto mencomot dan mengedit video korban menjadi video yang memicu kemarahan masyarakat. Sementara 10 tersangka lainnya adalah warga Banjar Angkling, Desa Bakbakan yang melakukan pengeroyokan.

Saat peristiwa pengeroyokan, Yanto kabur menyelamatkan diri ke NTT. Kasus ini pun jadi simpang siur karena muncul narasi salah sasaran. Selang beberapa hari, Yanto ditangkap di NTT oleh Satreskrim Polres Gianyar. Kasus ini pun jadi terang.

Kapolres Gianyar, AKBP Umar menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Selasa 15 Oktober 2024, dipicu oleh viralnya unggahan di tiktok yang melecehkan masyarakat Bali, dengan latar belakang video melasti krama Banjar Angkling, Desa Bakbakan.

Warga bereaksi dan mencari orang yang memposting video itu. Berbekal ciri-ciri dari latar belakang dalam video, sejumlah warga Angkling lantas melakukan sweeping di areal proyek jalan di wilayah setempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved