Berita Buleleng

Banjir Lumpuhkan Arus Lalu Lintas di Banjarasem Buleleng, Polsek Seririt Lakukan Pengaturan 

Mastika tak memungkiri titik banjir di Banjarasem merupakan yang pertama kali. Hanya saja ia menegaskan peristiwa ini bukanlah banjir bandang.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Macet - Anggota Polsek Seririt mengatur arus lalu lintas yang sempat macet dan banyak endapan lumpur pasca banjir di wilayah Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Minggu (15/12). 

TRIBUN-BALI.COM - Hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada meluapnya sungai di wilayah Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (15/12). Peristiwa tersebut pun sempat membuat arus lalu lintas lumpuh beberapa saat. 

Camat Seririt, I Gusti Putu Ngurah Mastika saat dikonfirmasi mengatakan, banjir yang terjadi di Desa Banjarasem akibat peningkatan volume air sungai, dampak hujan deras yang terjadi pada Minggu (15/12) sore. 

“Luapan air sampai ke jalan hampir selutut. Kejadiannya sekitar jam 16.00 atau 16.30 Wita saat puncak hujan deras,” ucapnya. 

Mastika tak memungkiri titik banjir di Banjarasem merupakan yang pertama kali. Hanya saja ia menegaskan peristiwa ini bukanlah banjir bandang.

Baca juga: TARGET Rp1,5 T Bapenda Optimistis Tercapai Tahun Depan, Tahun 2024 Pendapatan Pajak Daerah Rp 1,29 T

Baca juga: 4 ARMADA Baru Damkar Denpasar, Punya Kapasitas 5.000 dan 3.000 Liter, Atensi Respon Cepat Kebakaran!

“Masyarakat menganggap ini banjir bandang. Padahal bukan banjir bandang, hanya banjir akibat air meluap,” jelasnya. 

Lebih lanjut diterangkan, banjir ini akibat sungai kecil yang ada di sebelah timur jembatan timbang meluap. Kondisi ini akibat jalur air di sungai tersumbat sampah kayu kiriman, yang hayut dari wilayah atas. 

“Sekarang sudah reda, dan sudah bisa dilalui kendaraan. Sebab tim reaksi cepat dari Dinas PUTR Buleleng sudah melakukan pembersihan sampah, hingga lumpur di jalan,” ucapnya. 

Selain di Banjarasem, Mastika mengatakan genangan air juga nampak di Desa Sulanyah, tepatnya di depan lapangan arah RS Santi Graha.

Namun di lokasi tersebut memang sudah biasa ada genangan air, karena lokasinya yang cekung. “Jadi mau hujan sedikit saja pasti ada air menggenang,” imbuh dia. 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Seririt, AKP Putu Sunarcaya mengatakan banjir di wilayah Desa Banjarasem sempat mengakibatkan kondisi lalulintas sekitar lumpuh hingga 40 menit. Kendati demikian arus lalulintas sudah kembali normal pasca hujan reda. 

“Anggota Polsek Seririt segera turun membantu mengamankan lalulintas sekitar, sembari petugas dari Pemda melakukan pembersihan badan jalan dari endapan lumpur,” tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved