Sampah di Bali
342 Bank Sampah & 1.000 Teba Modern di Denpasar, Strategi Jangka Pendek Walikota
Denpasar kini memiliki 1.000 teba modern yang tersebar di wilayah Kota Denpasar. Hal ini dilakukan sebagai langkah pengolahan sampah berbasis sumber
Penulis: Putu Supartika | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
SOSOK - Denpasar kini memiliki 1.000 teba modern yang tersebar di wilayah Kota Denpasar. Hal ini dilakukan sebagai langkah pengolahan sampah berbasis sumber sebagai strategi jangka pendek.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menegaskan, beberaha hal dilakukan untuk penanganan sampah jangka pendek. Dan salah satunya adalah dengan teba modern ini.
Namun, penanganan sampah masih minim yaitu 43% masih dibuang ke TPA, 23% dibuang ke lingkungan dan hanya 18% yang berhasil dikurangi serta 16% yang tertangani, sehingga 66% sampah di Bali belum terkelola dengan baik.
Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I G.A.K. Kartika Jaya Seputra, menegaskan pentingnya peran desa adat dalam mengawasi dan memberi sanksi terhadap pelanggaran pengelolaan sampah.
“Prajuru desa adat punya peran kunci dalam memastikan warga tertib. Sanksi adat yang diputuskan melalui paruman harus ditegakkan,” tegasnya. (sup/pkv)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Sampah di Bali
TPST Kesiman Kertalangu Bali Jadi Pusat Daur Ulang, Pemkot Denpasar Siapkan Rp 6 Miliar untuk Mesin |
![]() |
---|
IMBAU Swasta Hingga Perbankan Bangun Teba Modern, Upaya Pemkot Denpasar Atasi Masalah Sampah |
![]() |
---|
Desa Buahan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah "Zero Waste", Dukung Ketahanan Pangan |
![]() |
---|
UBAH Sampah Jadi Energi Listrik! Badung Denpasar Siapkan Teknologi PISEL, Gianyar Tertibkan Warga! |
![]() |
---|
AQUA Dukung Penanganan Sampah di Bali Lewat Ekonomi Sirkular |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.