Kecelakaan di Buleleng
Anggota Linmas Tewas Usai Ditabrak Truk Molen di Buleleng Bali, Terpental 10 Meter, Sopir Diperiksa
Truk yang mengalami rem blong itu tak bisa dikendalikan, hingga dengan cepat menyapu Budiasa yang sedang menunggu di atas motor.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Termasuk kendaraannya juga diperiksa untuk memastikan penyebab kegagalan fungsi rem.
“Kalau bicara rem blong, kami tidak bisa hanya dari hasil wawancara singkat saja. Namun kami perlu mengajak rekan dari Dishub maupun bengkel untuk memastikan kondisi remnya. Termasuk juga memeriksa pemilik kendaraan, apakah ada pengawasan terkait servis berkala kendaraan tersebut. Tujuannya untuk memperjelas faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan pengereman,” ungkapnya.
Mengingat peristiwa kecelakaan akhir-akhir ini kerap terjadi, bahkan beberapa di antaranya mengakibatkan korban jiwa, AKP Bachtiar mengimbau agar pengendara siap diri dan siap kendaraan.
“Siap diri ini misalnya kalau naik motor pakai helm dan membawa surat-surat kelengkapan kendaraan yang ada. Selanjutnya siap kendaraan. Apakah kendaraan rutin servis, ganti oli, hingga bagaimana kondisi rem. Termasuk rutin mengecek kondisi ban,” tandasnya.
Lebih lanjut dikatakan Perbekel Kubutambahan, Gede Pariadnyana, sejak pagi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng melakukan pembersihan material patung yang hancur dan berserahakan di jalanan. Demikian pula truk molen juga sudah dievakuasi.
“Patung itu merupakan aset Pemkab Buleleng yang dibangun sejak tahun 2008. Karenanya pasca kejadian kami sudah lapor ke Kecamatan, Bupati dan Dinas PUTR,” kata Pariadnyana. (mer)
Kecelakaan Susulan Libatkan 4 Kendaraan
Pihak kepolisian harus bekerja ekstra dalam penanganan kecelakaan di simpang tiga Kubutambahan, pada Minggu 29 Juni 2025.
Sebab saat penanganan kecelakaan, tak jauh dari lokasi kejadian terjadi musibah kecelakaan susulan.
Peristiwa kecelakaan terjadi di ruas jalan Singaraja-Amlapura kilometer 12.000, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan.
Ada empat kendaraan yang terlibat kecelakaan. Yakni dua truk dan dua sepeda motor.
Kapolsek Kubutambahan, AKP Kadek Robin Yohana saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa kecelakaan susulan ini terjadi pada pukul 22.40 Wita. Yang mana lokasi kecelakaan ini tidak jauh dari peristiwa kecelakaan di simpang tiga Kubutambahan.
“Jaraknya kira-kira 100-150 meter ke timur dari pertigaan Kubutambahan,” ucapnya Senin 30 Juni 2025.
Kecelakaan susulan melibatkan empat kendaraan. Di antaranya truk DK 8808 UC yang dikemudikan Gede Agus Hermawan asal Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada; Truk DK 8546 DS yang dikemudikan Ardiansyah asal Sumbawa Besar, NTB; Sepeda motor Honda Vario DK 3812 UAE milik Ketut Ada; dan Sepeda motor Honda Vario DK 3812 UO.
Lanjut diungkapkan, peristiwa kecelakaan berawal dari truk DK 8808 UC yang datang dari arah timur menuju barat. Setibanya di lokasi, jalur tersebut sedang macet akibat peristiwa kecelakaan truk molen yang mengalami rem blong.
“Pada saat itu pengemudi truk kurang konsentrasi karena kelelahan. Akibatnya dia tidak memperhatikan truk DK 8546 DS yang terparkir di bahu kiri jalan. Sehingga mengakibatkan kecelakaan,” ucapnya.
Tak hanya itu, dua sepeda motor yang berada di lokasi sekitar juga ikut tertabrak.
Kendati truk pengangkut pasir itu mengalami kerusakan pada sisi penumpang, beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.
“Saat kejadian itu truk tidak membawa penumpang. Demikian pula pemilik sepeda motor sedang menonton proses evakuasi kecelakaan di pertigaan,” kata AKP Robin. (mer)
Kumpulan Artikel Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.