Berita Buleleng

Wacana Pembangunan Bandara Bali Utara Kembali Hangat, Sutjidra: Belum Dapat Informasi Resmi 

Wacana Pembangunan Bandara Bali Utara Kembali Hangat, Sutjidra: Belum Dapat Informasi Resmi 

Tribun Bali
Ilustrasi tempat pembangunan Bandara Bali Utara 

 


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - 


Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menanggapi wacana pembangunan Bandara Bali Utara yang kembali mencuat.

Ia mengaku hingga saat ini belum ada komunikasi apapun dari pemerintah pusat maupun provinsi mengenai proyek bandara ini. 

Menurut Sutjidra, mengenai pembangunan Bandara Bali Utara, pihaknya hanya menunggu saja.

Sebab pembangunan bandara merupakan program pemerintah pusat. Bahkan telah masuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). 

Baca juga: TERKINI! Ribuan Peserta JKN dari APBN Dinonaktifkan, Suwirta: Hak Warga Miskin Jangan Sampai Hilang 

"Kami menunggu saja karena itu program pemerintah pusat. Namun sejauh ini belum ada komunikasi baik dari provinsi maupun pusat. Kalau sudah ada kan kami pasti diajak komunikasi masalah itu (pembangunan bandara, red)," ucapnya dihubungi Senin (30/6/2025). 

Diketahui pembangunan Bandara Bali Utara ini sudah menjadi wacana sejak belasan tahun lalu. Wacana pembangunan Bandara Bali Utara juga kerap menjadi 'gorengan' saat tahun politik, yang selalu gagal dieksekusi. 

Baca juga: Surya Dharma The Pretty Boy Dari Bali, Bawa Sabuk Kejuaraan Tinju di WBC Youth Champion Asia 

Menurut Sutjidra, jika memang serius akan merealisasikan pembangunan Bandara baru di Bali Utara, maka pemerintah harus melakukan perencanaan dengan matang. Mulai dari studi kelayakan, hingga kesiapan infrastruktur lainnya. Sehingga pembangunan bandara yang membutuhkan anggaran besar tidak mubazir. 


"Pada intinya kami pasti akan dan sangat mendukung program-program dari pemerintah pusat. Apalagi kemarin sudah ada sinergi antara program pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan daerah. Namun harus jelas dulu kesiapan infrastrukturnya. Apabila infrastrukturnya mendukung, kami pasti akan fasilitasi," tegasnya. 


Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya. Ia bersyukur sebab rencana pembangunan Bandara Bali Utara telah masuk pada RPJMN. Kendati belum diketahui kapan mulai pembangunan. 


"Wacana ini sangat penting, karena sudah Kepala Negara yang bilang, kepastiannya hampir 90 persen lebih lah. Apalagi tidak memakai APBN. Ini luar biasa," ucapnya. 


Menurutnya, Pemkab Buleleng mendapat banyak keuntungan dengan pembangunan Bandara Bali Utara. Salah satunya lowongan kerja bagi masyarakat Buleleng dan sekitarnya akan lebih terbuka.


Demikian pula bagi pelaku bisnis. Menurut Ngurah Arya dengan pembangunan Bandara Bali Utara, investasi di Bali akan lebih menyebar. Termasuk perkembangan destinasi wisata.


"Dari Buleleng wisatawan maupun investor akan berpencar mencari daerah lain untuk dikunjungi. Dengan demikian Kabupaten tetangga seperti Jembrana, Karangasem, termasuk Bangli bisa ikut berkembang," katanya. 


Untuk diketahui, wacana pembangunan Bandara Bali Utara kembali mencuat pasca kunjungan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar pada Kamis (24/6/2025) lalu. Di mana pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut jika pembangunan Bandara Bali Utara sudah mendapat restu dari Presiden RI Prabowo Subianto. (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved