Kapal Tenggelam di Gilimanuk
PELUKAN Sang Istri Lepas Saat Kapal Karam di Laut, Tangis Febriani Pecah Saat Lihat Jasadnya Membeku
KMP Tunu Pratama Jaya berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.
Febriani juga diberi kesempatan untuk melihat wajah istrinya. Ketika kantong jenazah dibuka, tangis Febriani langsung pecah, dan segera ditenangkan oleh kerabatnya.
Kronologi tenggelam
KMP Tunu Pratama Jaya berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada Rabu (2/7) pukul 22.56 WIB. KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di Selat Bali. Kapal tersebut membawa 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan.
KMP Tunu berangkat dari Pelabuhan Ketapang pukul 22.56 WIB, dan hanya berselang sekitar 25 menit kemudian, yakni pada pukul 23.20 WIB, kapal tersebut mengirimkan panggilan darurat (distress call). Lima belas menit setelahnya, kapal dilaporkan tenggelam.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin mengungkapkan, peristiwa tersebut pertama kali terpantau pada pukul 23.20 WIB. Saat itu, KMP Tunu Pratama Jaya mengalami gangguan dan menyampaikan permintaan bantuan melalui saluran komunikasi radio. “Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal mengalami blackout pada pukul 23.35 WIB,” ujar Shelvy seperti dilansir Kompas.com, Kamis (3/7).
Tidak lama berselang, kapal tersebut terbalik dan hanyut ke arah selatan. Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setiabudi mengatakan, 24 menit setelah berangkat berlayar, kapal mengirim sinyal darurat atau distress call. “Pukul 23.20 WIB kami mendapat info dari perwira jaga KMP Tunu Pratama Jaya mengenai panggilan distress,” ucapnya.
Selang 15 menit atau pada pukul 23.35 WIB, petugas jaga Syahbandar melihat kapal tersebut tenggelam. Pada pukul 00.22 WITA, kapal dilaporkan terbalik dan hanyut ke arah selatan, usai mengirimkan pesan darurat melalui saluran komunikasi maritim channel 17. Beberapa menit berikutnya, KMP Tunu Pratama Jaya kehilangan daya (blackout) dengan kondisi kapal makin memburuk.
“Pukul 23.35 WIB kapal tenggelam, terlihat dari petugas jaga syahbandar,” ujar Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setiabudi, Kamis (3/7)
Informasi yang beredar di antara petugas pelabuhan menyebutkan bahwa kapal diduga mengalami kebocoran di ruang mesin, yang kemudian menyebabkan kapal terbalik di tengah pelayaran. Dalam komunikasi di kanal radio pelayaran, diketahui bahwa pada pukul 00.16 WITA, kapal meminta pertolongan karena mengalami kebocoran.
“Pada pukul 00.16 WITA, KMP Tunu Pratama Jaya ketika berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, terdengar informasi di channel 17 untuk KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal,” tertulis dalam laporan informasi pelabuhan.
Hanya tiga menit berselang, kapal mengalami pemadaman total (blackout). Pada pukul 00.22 WITA, kapal dikabarkan telah terbalik dan hanyut ke arah selatan, dengan koordinat -08°09.371', 114°25.1569.
Menanggapi kondisi darurat ini, tim gabungan dari Pos SAR Banyuwangi segera dikerahkan pada pukul 00.18 WIB untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi. Sebuah RIB (Rigid Inflatable Boat) dikerahkan menuju lokasi terakhir kapal terpantau.
Namun, proses evakuasi mengalami hambatan karena cuaca buruk dan tinggi gelombang laut di titik kejadian. “Kami belum terhubung dikarenakan terkendala cuaca buruk. Di titik lokasi, ombak mencapai 2,5 meter,” jelas Wahyu.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menerima laporan terkait insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali.
“Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan bahwa telah terjadi insiden kecelakaan kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, tepatnya pada koordinat 8° 9'32.35"S 114°25'6.38"E, pada Rabu 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.35 WIB,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, Kamis (3/7).
KMP Tunu Pratama Jaya
Kapal karam
Selat Bali
Febriani
istri
meninggal dunia
tenggelam
korban jiwa
Banyuwangi
Gilimanuk
Ketapang
6 KORBAN Meninggal Dunia Tragedi KMP Tunu Pratama jaya Mendapat Santunan Rp50 Juta dari Jasa Raharja |
![]() |
---|
POLDA Bali Sampaikan Duka, Tim Dokpol Langsung Cek Kesehatan Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya |
![]() |
---|
3 Posko Tanggap Darurat di Jembrana, Polisi Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Konten Tak Pantas |
![]() |
---|
CUACA Saat KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Status Waspada! Ini Kata BBMKG Wilayah III |
![]() |
---|
KAPAL Karam, Imron 30 Menit Kejar Pelampung, 16 Orang Diselamatkan Kapal Nelayan Pesisir Pebuahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.