Kapal Tenggelam di Gilimanuk
PELUKAN Sang Istri Lepas Saat Kapal Karam di Laut, Tangis Febriani Pecah Saat Lihat Jasadnya Membeku
KMP Tunu Pratama Jaya berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.
Hingga saat ini, tim SAR masih dalam proses penanganan di lapangan dan terus melakukan upaya evakuasi di tengah tantangan cuaca ekstrem. Pantauan di Posko ASDP Gilimanuk, ambulans pembawa jenazah para korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya tiba sekitar pukul 19.00 Wita.
Proses pencairan awal sebanyak 33 penumpang kapal KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan oleh tim SAR gabungan. “Adapun berdasarkan data manifest sementara, kapal mengangkut sebanyak 53 orang penumpang, 12 orang awak kapal, serta 22 unit kendaraan dari berbagai golongan,” imbuh Muhammad Masyhud.
Sementara itu, RSU Negara mengkonfirmasi jenazah terakhir yang dievakuasi, Kamis (3/7) sore. Adalah seorang anak berusia 3 tahun yang diketahui bernama Afnan Agil Mustafa. Korban merupakan anak dari jenazah yang sebelumnya ditemukan, Fitri April Lestari (33).
Saat ini masih berada di ruang jenazah RSU Negara. “Sudah diidentifikasi, anaknya korban yang datang sebelumnya, Ibu Fitri,” ungkap Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Eka Indrawati saat dikonfirmasi, Kamis (3/7).
Dengan kedatangan satu jenazah tersebut, total 6 orang korban meninggal dunia tragedi KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam ditemukan. Dari update data Tribun Bali hingga pukul 21.00 WITA, jumlah korban yang ditemukan sebanyak 35 ditemukan. Dari jumlah tersebut, 6 penumpang ditemukan meninggal dunia, 29 dievakuasi selamat dan 30 orang lainnya masih pencarian.
Saat ini, operasi SAR masih berlangsung dengan dukungan armada laut dan tim penyelamat dari berbagai instansi terkait. “Upaya pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan. Proses evakuasi menghadapi tantangan berupa kondisi gelombang laut yang tinggi (2 hingga 2,5 meter), angin kencang, serta arus kuat di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.
Ditjen Hubla menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan memastikan bahwa setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan keselamatan jiwa. “Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan penyelamatan,” kata Masyhud.
Saat ini telah dibuka Posko Terpadu Penanganan Evakuasi KMP. Tunu Pratama Jaya di Kantor ASDP Cabang Gilimanuk. “Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut seiring informasi resmi dari tim SAR di lapangan,” ujarnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, secara umum jumlah penumpang kapal KMP Tunu Pratama Jaya sebanyak 53 orang ditambah 12 kru kapal. “Mengenai penampang yang belum ditemukan, saat ini tengah dilakukan pendataan kembali agar tidak ada nama yang ganda,” tegasnya.
Terhadap penumpang yang selamat, khususnya asal Banyuwangi, selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga. Pemulangan korban selamat, akan dikawal kapal langsung dari ASDP maupun pemiliknya. “Untuk yang dibawa ke Banyuwangi sesuai data 20 orang,” ucapnya.
Para penumpang selamat asal Banyuwangi dipulangkan pukul 16.30 Wita. Mereka menaiki kapal Dharma Rucitra yang berangkat pukul 16.50 Wita. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) telah dilakukan sejak dini hari oleh Tim Gabungan dari unsur Basarnas, TNI/Polri, Syahbandar, KPLP, ASDP, serta unsur terkait lainnya di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan. (mer/mpa/zae/ali)

Instruksi Percepatan Pencarian dan Pertolongan
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan dan stakeholder terkait, untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan kecelakaan pada insiden kecelakaan Kapal KMP Tunu Pratama Jaya.
“Saya turut prihatin atas kejadian ini. Saat ini operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung. Saya instruksikan proses tersebut dipercepat, dengan mengedepankan koordinasi dan keselamatan,” ujar Dudy, di Jakarta, Kamis (3/7).
Sementara itu, upaya pencarian terhadap para penumpang tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya masih terus dilakukan. Pencarian para korban juga melibatkan helikopter untuk pemantauan dan pencarian dari udara.
KMP Tunu Pratama Jaya
Kapal karam
Selat Bali
Febriani
istri
meninggal dunia
tenggelam
korban jiwa
Banyuwangi
Gilimanuk
Ketapang
6 KORBAN Meninggal Dunia Tragedi KMP Tunu Pratama jaya Mendapat Santunan Rp50 Juta dari Jasa Raharja |
![]() |
---|
POLDA Bali Sampaikan Duka, Tim Dokpol Langsung Cek Kesehatan Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya |
![]() |
---|
3 Posko Tanggap Darurat di Jembrana, Polisi Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Konten Tak Pantas |
![]() |
---|
CUACA Saat KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Status Waspada! Ini Kata BBMKG Wilayah III |
![]() |
---|
KAPAL Karam, Imron 30 Menit Kejar Pelampung, 16 Orang Diselamatkan Kapal Nelayan Pesisir Pebuahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.