Kapal Tenggelam di Selat Bali

Posisi Bangkai KMP Tunu Pratama 3,6 Km dari Kabel Laut Jawa-Bali, PLN: Semoga Jaraknya Tidak Berubah

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali pastikan posisi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya saat ini jauh dari kabel bawah laut kelistrikan Jawa-Bali.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
BANGKAI KAPAL - Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UID Bali I Wayan Eka Susana (paling kiri) saat menyampaikan informasi terkini posisi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang berada 3,6 kilometer dari kabel bawah laut. 

Posisi Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya 3,6 Km dari Kabel Laut Jawa-Bali, PLN: Semoga Jaraknya Tidak Berubah

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali pastikan posisi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya saat ini jauh dari kabel bawah laut kelistrikan Jawa-Bali.

"Jadi kondisinya aman. Kapal itu kondisinya aman dari informasi yang saya dapat update itu sekitar 3,6 kilometer ke arah selatan dari kabel," ujar Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UID Bali I Wayan Eka Susana, Rabu 23 Juli 2025 saat kegiatan temu media di Denpasar. 

Ia pun berharap posisi KMP Tunu Pratama Jaya tetap tidak bergerak atau berpindah mendekati kabel laut.

Baca juga: Sempat Kandas di Bali, KMP Agung Samudera XVIII Ditarik Tugboat, Sandar di Dermaga LCM

"Mudah-mudahan mohon doanya supaya tidak bergerak kondisinya tetap di sana sehingga kondisi kelistrikan aman," tambahnya. 

Disinggung mengenai adanya objek tidak dikenal di dekat kabel laut kelistrikan Jawa-Bali seperti apa, Wayan Eka menyampaikan belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Infonya objek itu masih dicek, kami belum mendapatkan laporan dari teman-teman UIT objek apa yang dimaksud, apakah mungkin bangkai truk atau apa yang ada di sekitar dekat-dekat kabel. Tetapi kita belum dapat jelaskan objek apa yang dimaksud karena masih dicek," paparnya.

Menurutnya memang sebelumnya disampaikan terdapat objek di dekat kabel laut tetapi objeknya apa masih ditelusuri oleh PLN dan TNI AL untuk melihat objek apa yang dimaksud itu.

Baca juga: 41 Penumpang Dievakuasi, KMP Agung Samudera XVIII Kandas di Selat Bali, Dampak Angin Kencang & Arus!

Tetapi posisi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya masih sekitar 3,6 kilometer ke arah selatan dari kabel bawah laut.

Diberitakan sebelumnya, bangkai KMP Tunu Pratama Jaya diduga berada di dasar Selat Bali, dekat kabel bawah laut milik Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Karenanya PLN tidak merekomendasikan penyelaman dengan alasan keamanan.

Senior Manager Pemeliharaan Transmisi PT PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Inda Puspanugraha, menjelaskan, proses penyelaman ke lokasi bangkai kapal cukup berisiko.

Baca juga: 2 Kapal ‘Saudara’ KMP Tunu Dinyatakan Tak Laik Layar, Dermaga LCM Ketapang Tak Boleh Muat Penumpang

"Jangan sampai aktivitas yang ada di kabel kami nanti mengganggu, katakanlah melukai dan sebagainya. Secara global, jangan dulu (menyelam)," kata Inda, Rabu (10/7/2025) malam.

Ia menjelaskan, jaringan kabel bawah laut PLN di Selat Bali memiliki tegangan 150 kV. Karena cukup besar, ada faktor keselamatan yang harus diutamakan.

"Kami dari PLN masih membutuhkan informasi lagi. Nanti ada rekaman dari KRI Spica yang akan disampaikan. Dari sana mungkin bisa dilihat aman atau tidak lokasi kapal dari kabel kami. Dan tentunya hasilnya akan kami dalami lagi," imbuhnya.

Baca juga: KMP Tunu Ditemukan Terbalik di Dasar Selat Bali, Menhub Berharap Pengangkatan Kapal Berjalan Lancar

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved