Pembunuhan di Buleleng
Bantal Guling Jadi Bukti Penting, SY Pelaku Tunggal Kasus Pembunuhan Bos Cengkeh di Buleleng
Tersangka kasus pembunuhan bos cengkeh asal Banjar Dinas Bululada, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali telah ditetapkan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Makam Dibongkar
Sebelumnya diberitakan, masyarakat di Banjar Dinas Bululada, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng dibuat gempar pada Kamis (24/7).
Sebab sejumlah anggota kepolisian melakukan pembongkaran makam Ketut Parmi yang baru beberapa hari dikubur.
Usut punya usut, pembongkaran makam Ketut Parmi ini untuk mengetahui secara pasti apa penyebab kematiannya.
Sebab pihak keluarga menduga kematian Ketut Parmi tidak wajar.
Ini karena lansia 73 tahun itu sebelumnya sehat namun meninggal secara mendadak.
Tak hanya itu, pihak keluarga juga mendapati barang berharga Ketut Parmi yang disimpan dalam brankas telah lenyap.
Atas hal inilah pihak keluarga kemudian melapor ke Polres Buleleng.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan mengungkapkan, sejak dilaporkan pada Senin (21/7) polisi secara intens melakukan penyelidikan, hingga akhirnya SY berhasil ditangkap keesokan harinya.
SY yang merupakan buruh serabutan yang tinggal di Banjar yang sama, tahu betul kondisi rumah Parmi. Apalagi pada hari kejadian yakni Kamis (17/7), kondisi rumah sedang sepi. Sebab anggota keluarga sedang melayat ke rumah tetangga.
Sy melakukan aksinya sekitar pukul 02.30 Wita. Ia masuk ke kamar Parmi, kemudian menutup wajah Parmi hingga tak bernyawa.
Kemudian SY menguras barang berharga berupa uang tunai Rp80 juta, hingga sejumlah perhiasan yang ada di brankas milik Parmi.
Uang tersebut kemudian digunakan untuk menebus sepeda motor, membeli ponsel, hingga judi slot. Bahkan, kata Kapolres, uang hasil curian ini juga digunakan untuk membeli narkoba. (*)
Berita lainnya di Pembunuhan di Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.