Rabies di Bali

BADUNG Temukan 9 Kasus Rabies, Catat 17 Desa Belum Disasar Vaksin

Kadisperpa Badung, I Wayan Wijana, menyebutkan  jika vaksinasi terus digencarkan dari awal tahun. Mengingat Badung merupakan daerah pariwisata. 

ISTIMEWA
Kadisperpa Badung, I Wayan Wijana. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung, mencatat ada sembilan kasus gigitan rabies hingga saat ini. 

Dengan adanya kasus tersebut vaksinasi rabies pun, terus digencarkan oleh pemerintah setempat melalui oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) setempat.

Bahkan sampai Minggu, 8 Agustus 2025 tercatat sebanyak 66.859 Hewan Pembawa Rabies (HPR) telah tervaksin atau 70,38 persen dari keseluruhan populasi. 

Kadisperpa Badung, I Wayan Wijana, menyebutkan  jika vaksinasi terus digencarkan dari awal tahun. Mengingat Badung merupakan daerah pariwisata. 

Baca juga: PEMKAB Buleleng Tambah Anggaran Rp39 Miliar Untuk Kegiatan Fisik yang Menjadi Prioritas

Baca juga: KLUNGKUNG Rencanakan 12 Dapur MBG, Saat Ini Baru Satu Beroperasi

Menurut Wijana, vaksinasi rabies Kabupaten Badung ditargetkan mencapai lebih dari 90 ribu ekor. Dari pelaksanaan penyebaran vaksinasi rabies telah mecapai 70,38 persen. 

"Sampe saat ini sudah 70,38 persen atau 66.859 ekor,"  ungkapnya. Pihaknya menyabutkan, vaksinasi ini telah menyasar 45 desa di enam kecamatan gumi keris. Pelaksanaan vaksinasi tentunya akan terus digencarkan hingga mencapai target di akhir tahun. 

"Sudah menyasar 45 desa, 17 desa sedang dikoordinasikan jadwalnya," ujarnya. Pihaknya mengaku tercatat ada 9 kasus gigitan hewan yang positif rabies. Beruntungnya belum ada korban jiwa akibat serangan anjing yang terkonfirmasi rabies

"Tahun 2025 kasus HPR positif sebanyak 9 kasus. Untuk itu, kami menggencarkan vaksinasi HPR,” paparnya.

Wijana menambahkan, pihaknya rutin menerjunkan tim vaksinasi yang secara langsung mendatangi rumah warga guna melakukan vaksinasi rabies. Pihaknya berharap program vaksinasi tahun ini dapat mencapai angka yang sama dengan tahun lalu, yakni 98 persen.

"Kami akan terus berupaya agar cakupan vaksinasi rabies tetap optimal sehingga kasus rabies bisa ditekan seminimal mungkin,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved