TOPIK
Penemuan Mayat di Buleleng
-
Iptu Yohana mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan rumah
-
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan ihwal peristiwa penemuan jenazah ini. D
-
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi membenarkan ihwal peristiwa penemuan jenazah ini.
-
Seorang lansia bernama Ketut Astawa ditemukan tak bernyawa di rumahnya, yang berlokasi di Perumahan Taman Wira Sambangan
-
Penemuan ini bermula ketika anak korban dan menantunya pulang dari Denpasar untuk melakukan persiapan menyambut Hari Raya Galungan.
-
Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan ihwal penemuan jenazah tersebut.
-
Masyarakat di Lingkungan Banyuning Barat, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Bali.
-
Eko Suyatno menjelaskan, proses evakuasi berjalan cukup lama, sebab tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca perairan selat Bali yang tidak
-
Mayat Mr X itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar bernama I Gusti Lanang Gede Yasa, pukul 01.00 Wita.
-
Masyarakat di perumahan Grand Lovina, yang berlokasi di Banjar Dinas Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Buleleng, Bali digegerkan dengan penemuan mayat
-
Perekam video awalnya menduga mayat tersebut, merupakan korban kecelakaan, kemudian ditinggalkan oleh rekannya di pinggir jalan.
-
Warga Perumahan Grand Lovina Geger Ada Mayat Pria Tergeletak di Pinggir Jalan
-
Kabar duka meninggalnya Ketut Redi Mustika, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan seprofesinya.
-
Berawal saat kerabat korban bernama Nyoman Muliasih (68), diberitahu warga bahwa Putu Sukarsa ditemukan dalam keadaan tergeletak di sungai
-
Peristiwa itu segera dilaporkan ke Polairud Polres Buleleng Pos Teluk Terima. Pihak Polairud juga segera berkoordinasi dengan tim SAR.
-
Mereka segera melakukan pengecekan atas bau busuk yang menyengat, hingga ditemukan seorang lansia yang telah meninggal dunia di dalam rumah.
-
Kata AKP Diatmika, pelimpahan penanganan kasus ini sudah dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Buleleng pada Senin (10/3).
-
Diungkapkannya, sebelumnya pada Selasa (4/3/2025) sekitar pukul 11.30 WITA, KS meninggalakan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
-
Polres Buleleng menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunianya Pande Gede Putra Palguna, Kamis (27/2/2025).
-
Selain luka-luka akibat penganiayaan, dokter forensik kini mengungkap adanya senyawa racun dalam tubuh korban, yang bisa menjadi petunjuk penting.
-
Terungkap! Kronologi Pembunuhan Pande Gede Dari Rekonstruksi, Penyebab Kematian Belum Dipastikan oleh Tim Forensik
-
Apabila dirasa tidak ada hambatan, bisa saja rekonstruksi dilaksanakan di lokasi yang sesungguhnya.
-
Kasus penganiayaan yang berakhir dengan tewasnya Pande Gede Putra Palguna menguak persoalan lain.
-
Berikut adalah fakta baru kasus pembuhuhan Pande: 3 pelaku ditahan di tempat berbeda, korban penipuan speak up.
-
Pande Gede Putra Palguna ternyata juga pernah menipu orang lain.
Para korban pun kini mulai 'speak up' ihwal kejadian yang dialami.
-
Kematian I Pande Gede Putra Palguna akibat mengalami penyiksaan, tentu menimbulkan berbagai pertanyaan.
-
Misteri kematian I Pande Gede Putra Palguna akhirnya terungkap setelah rekaman CCTV mengungkap peran tiga wanita dalam kasus ini.
-
Dalam pers release yang digelar Polres Buleleng, Kamis 13 Februari 2025, terungkap bahwa Pande Gede Putra Palguna disekap selama 13 hari.
-
Pria 53 tahun itu mengalami sejumlah penyiksaan, hingga akhirnya meninggal dunia pada 2 Februari 2025.
-
13 Hari Pande Gede Dianiaya Intan dan Oky di Denpasar, Mayat Dibuang di Buleleng, Ada Uang Rp 5,4 M