Breaking News:

Berita Tabanan

Masuk Wilayah Sarbagitaku, Tabanan Ikuti Pelaksanaan PKM

Kabupaten Tabanan yang menjadi bagian dari Sarbagitaku, akan mendukung pelaksanaan PSBB di Denpasar dan Badung dengan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di salah satu ikon Tabanan, Gedung I Ketut Maria 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kabupaten Tabanan yang menjadi bagian dari Sarbagitaku, akan mendukung pelaksanaan PSBB di Denpasar dan Badung dengan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Keputusan pelaksanaan PKM ini sesuai dengan hasil rapat pimpinan daerah dalam hal ini Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster di Denpasar, Jumat (8/1/2021). 

Namun pihak Pemkab Tabanan saat ini melakukan pembahasan terkait teknis pelaksanaannya tersebut dan kemungkinan juga akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati nantinya sebagai bentuk tindak lanjut dari SE Gubernur Nomor 1 tahun 2021. 

Baca juga: Terkait Bantuan Tunai Selama PSBB, Kadek Mastikayasa hanya Bisa Ucapkan Terima Kasih

Baca juga: Rencana PSBB, Polresta Denpasar Akan Gelar Operasi Percepatan Penanganan Covid-19 Selama 57 Hari

Baca juga: Begini Penjelasan Sekda Adi Arnawa yang Sebut Badung Bukan PSBB, Melainkan PKM

"Kita bukan PSBB seperti Denpasar maupun Badung. Tapi kita di Tabanan melakukan PKM karena masuk wilayah Sarbagitaku sebagai wilayah penyangga dua wilayah (PSBB) tersebut," kata Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Jumat (8/1/2021) malam. 

Dia melanjutkan, namun hingga saat ini masih dilakukan pembahasan sembari menunggu surat instruksi dari Gubernur Bali terkait pelaksanaannya.

Mungkin yang bisa diketahui salah satunya adalah pembatasan pembukaan warung misalnya sampai pukul 21.00 Wita. 

Baca juga: Dari 7 Provinsi Zona Merah yang Kena PSBB Terbatas, Baru Gubernur Bali Keluarkan Surat Edaran

Baca juga: PSBB Bali, Kodam IX/Udayana Ambil Sikap, NTB dan NTT Turut Diantisipasi

Baca juga: PSBB di Denpasar, Tak Ada Penjagaan Pintu Masuk

"Nanti kita akan rapatkan lagi ya, mungkin Senin (11/1/2021). Karena kita juga masih menunggu surat instruksi dari Pak Gubernur juga," tandasnya. 

Terpisah, Asisten II Sekda Tabanan, AA Gede Dalem Trisna Ngurah juga mengatakan hal senada.

Rapat koordinasi dengan Gubernur Bali membahas tentang Permendagri Nomor 1 tahun 2021 dan SE Gubernur Bali Nomor 1 tahun 2021.

Baca juga: TERKINI: Bupati Giri Prasta Akan Berikan Uang Tunai Masyarakat Badung Selama PSBB 11-25 Januari 2021

Baca juga: Giri Prasta Pastikan Tiap Kepala Keluarga di Badung Akan Dapat Bantuan Tunai Selama PSBB

Baca juga: Pemerintah Rencanakan PSBB untuk Wilayah Jawa dan Bali, Permintaan Sewa Jet Pribadi Stabil

"Jadi sesuai hasil rapat tadi di provinsi, kita di Tabanan mengikuti untuk melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM)," kata Dalem Trisna. 

Disinggung mengenai teknisnya nanti, mantan Kadis Koperasi dan UMKM Tabanan ini menyatakan saat ini sedang membahasnya.

Salah satu penerapannya nanti adalah soal pembatasan kegiatan masyarakat mengenai jam tutupnya usaha dagang maksimal pukul 21.00 Wita. 

"Sekarang kita masih pembahasan mengenai teknisnya. Termasuk juga apakah nanti di Tabanan juga mengeluarlan SE atau tidak sebagai tindak lanjut dari SE Gubernur," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved