Berita Klungkung

Pencarian Dua Wisman Hilang Terseret Arus di Nusa Penida Diperpanjang hingga Besok

Pencarian terhadap dua wisatawan asing yang terseret arus di Pantai Diamond, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali

Istimewa
Tim SAR gabungan, Senin (9/1/2023) memperluas pencarian dua wisatawan yang hanyut di Pantai Diamond, Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pencarian terhadap dua wisatawan asing yang terseret arus di Pantai Diamond, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali memasuki hari ke-7, Senin (9/1/2023).

Namun keberadaan kedua korban tidak kunjung diketahui.


Sesuai SOP, operasi SAR diselenggarakan paling lama 7 hari untuk melakukan pencarian. Namun bisa diperpanjang sesuai dengan beberapa pertimbangan.

Baca juga: Tradisi Mepatung di Klungkung Jelang Galungan, Pererat Kebersamaan


Dari hasil evaluasi pihak Basarnas Bali, diputuskan pencarian masih akan dilakukan sampai besok.


"Melihat situasi yang ada di lapangan, kami akan memperpanjang operasi SAR ini dan mentoleransi satu hingga dua hari ke depan, namun sekiranya sama sekali, maaf tidak ditemukan tanda-tanda dan operasi SAR ini akan kita hentikan," ungkap Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, Senin (9/1/2023).


Namun bila ada tanda-tanda atau informasi terlihat korban sesuai informasi dari masyarakat, maka upaya pencarian akan aktif kembali. 

Baca juga: Minim Pasokan, Sentra Pemindangan Kusamba Klungkung Paceklik Ikan Tongkol Segar Sejak Awal Desember


Ia menjelaskan, pencarian terhadap dua korban telah dioptimalkan sampai selatan Nusa Penida.


"Arean pencarian sudah kami perlebar namun hasilnya masih nihil," ungkap dia.


Sementara itu keterangan dari Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara yang mengkoordinir jalannya operasi SAR, menyebutkan bahwa penyisiran jauh ke selatan sampai dengan selatan Lombok. 

Baca juga: Pencarian Terhadap 2 Wisman Hilang Terseret Arus di Pantai Diamond Nusa Penida Bali Diperpanjang


Penyisiran juga dilakukan seputaran Diamond Beach dan pemantuan dari atas tebing. 


"Kemarin kami juga mencoba melakukan upaya-upaya sesuai pergerakan arus menuju ke selatan dengan RIB hingga Matapoint hingga hampir mendekati Crystalbay Nusa Penida," ungkapnya.


Cuaca kurang baik dan angin kencang yang terjadi hari-hari terakhir ini, menjadi kendala bagi perahu karet untuk menyisir laut.

Kondisi di lapangan terpantau cerah berawan dengan ketinggian gelombang antara 2,5 meter hingga mencapai 4 meter dan jarak pandang sejauh 18,4 Km. 

Baca juga: Dua Wisman Terseret Arus di Pantai Diamond Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Gabungan Libatkan Nelayan


Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Nusa Penida, Polair Polres Klungkung, Koramil Nusa Penida, BPBD Kab Klungkung dan masyarakat setempat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved