Penyelundupan Penyu Hijau

Perbekel Pemuteran Ikut Diperiksa, Terkait Dugaan Penyelundupan Penyu Hijau di Gerokgak Buleleng

Kasus penyelundupan puluhan penyu hijau (Chelonia Mydas) di kawasan pesisir Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
PENYU - Puluhan ekor penyu hijau (Chelonia Mydas) yang diduga diselundupkan melalui perairan Bali Utara pada Jumat (24/1/2025) lalu. Perbekel Pemuteran turut diperiksa terkait kasus ini. 

Perbekel Pemuteran Ikut Diperiksa, Terkait Dugaan Penyelundupan Penyu Hijau di Gerokgak Buleleng

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kasus penyelundupan puluhan penyu hijau (Chelonia Mydas) di kawasan pesisir Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali saat ini masih didalami pihak kepolisian.

Sejumlah pihak pun dimintai keterangan sebagai saksi, salah satunya perbekel Desa Pemuteran yakni Nyoman Arnawa.

Nyoman Arnawa dimintai keterangan polisi pada hari Selasa (4/2/2025) siang.

Dititip - 22 Penyu yang temukan di Bajar Dinas Kembang Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak saat diamankan di Yayasan JSI
Dititip - 22 Penyu yang temukan di Bajar Dinas Kembang Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak saat diamankan di Yayasan JSI (Istimewa)

Saat dikonfirmasi, Arnawa mengatakan ia dimintai keterangan selama 30 menit oleh penyidik Polres Buleleng

Kata Arnawa, pemeriksaan oleh penyidik di Polres Buleleng tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan penyidik Polsek Gerokgak, pasca temuan 22 penyu pada Jumat (24/1/2025) lalu.

Baca juga: JEJAK KAKI di Pesisir Pantai Buleleng, Wayan Kanton Temukan Puluhan Penyu Dibungkus Karung

Menurutnya pemeriksaan ini untuk menyempurnakan pemeriksaan yang telah dilakukan penyidik Polsek Gerokgak.

"Selain saya, penyidik juga meminta keterangan dari kepala dusun dan 2 orang yang pertama kali menemukan (penyu)," imbuhnya. 

Arnawa mengatakan jika temuan penyu di pesisir Desa Pemuteran dengan kondisi terikat, merupakan yang pertama kali terjadi.

Baca juga: Polres Buleleng Turun Tangan Selidiki Dugaan Penyelundupan 22 Penyu di Desa Pemuteran 

Ia tidak memungkiri jika temuan ini membuat warganya heboh.

"Sebelum-sebelumnya paling hanya 1 sampai 2 ekor penyu saja. Itupun langsung dilepaskan ke laut," kata dia. 

Disinggung soal bangunan tempat penyu ditemukan, Arnawa menjelaskan jika bangunan itu mulanya merupakan tempat pembibitan udang.

Baca juga: CURIGA dengan Jejak Kaki, Wayan Kanton Temukan Puluhan Penyu Selundupan di Buleleng

Meski saat ini kondisinya sudah terbengkalai. 

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi membenarkan jika penyidik Polres Buleleng, mengundang beberapa orang untuk dimintai keterangan ihwal kasus dugaan penyelundupan penyu hijau.

Di mana salah satunya merupakan Perbekel Pemuteran. 

Baca juga: 19 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan, Satreskrim Jembrana Gagalkan Aksi Penyelundupan Satwa

AKP Diatmika menambahkan, berbagai keterangan dari pihak-pihak terkait terus digali untuk mempercepat penyelesaian kasus ini.

Namun pihaknya mengaku untuk sosok pelaku masih dalam penyelidikan.

"Mengenai pelakunya masih dalam penyelidikan," tandasnya. (*)

 

Berita lainnya di Penyelundupan Penyu

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved