Pencurian di Bali

MALING Terekam CCTV, Obrak-abrik Rumah Curi Perhiasan dan Uang Tunai Rp 9,8 Juta di Tabanan

Pada rekaman video tersebut tampak pencuri mengobrak-abrik kamar korban, bahkan sempat mengangkat tempat tidur.

Istimewa
MALING BERAKSI - Tangkapan layar pencurian di rumah seorang warga yang berlokasi di Desa Dajan Peken, Tabanan, Senin (10/3). 

TRIBUN-BALI.COM  - Aksi pencurian terekam kamera CCTV di Kabupaten Tabanan baru-baru ini. Video pencurian itu pun ramai di media sosial pada Senin (10/3). 

Pada rekaman video tersebut tampak pencuri mengobrak-abrik kamar korban, bahkan sempat mengangkat tempat tidur. Wajah pelaku tidak terlihat jelas karena menggunakan masker dan topi.

Video berdurasi 1.26 menit itu pun memperlihatkan jelas pelaku mengeluarkan barang korban dari dalam lemari. Bahkan diakhir video pelaku sempat membasuhi keringatnya usai mengobrak-abrik kamar.

Baca juga: TURIS Terkesan Dipalak Bupati Satria Soroti Pungutan di Nusa Penida, Rencanakan Antisipasi Ini 

Baca juga: KABAR Takaran 1 Liter Minyakita Dikurangi Tak Pengaruhi Pembeli di Bali

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tabanan, AKP M Taufik Effendi, saat dikonfirmasi terkait kejadian itu mengaku kasusnya sudah dilaporkan ke Polres Tabanan. Pihaknya mengaku aksi pencurian itu terjadi di sebuah rumah warga yang berlokasi di Desa Dajan Peken, Tabanan.

"Kejadiannya Sabtu, 8 Maret 2025 malam. Rumah itu kebetulan sepi, karena pemiliknya pergi ke Denpasar," ujarnya Senin (10/3).

Dari kejadian itu, menurut korban sejumlah perhiasan emas dan uang tunai digondol oleh maling. Pihaknya pun mengakui aksi pencuri tersebut terekam di CCTV. Pelaku  menggasak kamar rumah korban hingga berantakan. Maling bahkan sampai mengangkat kasur di rumah korban.

"Jadi kasusnya dilaporkan minggu kemarin. Namun sampai saat ini kami  masih dalam penyelidikan dan pendalaman," terang AKP Taufik.

Lebih lanjut AKP Taufik menjelaskan, berdasarkan keterangan korban kepada polisi, rumahnya saat itu sedang kosong. Penghuni rumah katanya sejak Sabtu sore ditinggal ke Denpasar. 

Namun saat pulang pada malam hari korban terkejut melihat rumahnya berantakan. Pihaknya menduga rumahnya memang digasak maling.

"Awal sampai rumah, korban melihat rak TV terbuka, pintu belakang terbuka, dan safety box di lemari kamar sudah pindah di lantai rumah," bebernya

Korban kemudian mencari-cari barang miliknya, namun tidak ada di tempat korban menyimpannya. Korban pun memastikan pelaku pencurian berhasil membawa kabur barang hingga uang tunai milik korban. 

"Jadi sejumlah barang berharga mulai dicari namun tetap tidak ditemukan. Sampai akhirnya sempat menanyakan ke tetangganya," jelasnya.

Diakui, saat menanyakan ke tetangganya, dia tidak berhasil mendapatkan informasi jika ada seseorang masuk ke rumahnya itu. Sehingga dilakukanlah pengecekan CCTV, dan melihat rumahnya dimasuki maling.

"Barang yang dibawa kabur berupa gelang emas besar dan kecil, cincin emas kawin, cincin emas kecil, cincin batu hijau, kalung rantai, dan anting-anting sumpel masing-masing satu pieces. Kamera Insta360 dan uang tunai Rp 9,8 juta," imbuhnya sembari berharap pelaku bisa segera ditangkap. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved