Berita Buleleng
Tujuh Warga Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kasus DBD Merebak di Desa Pakisan Buleleng
Tujuh warga asal Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tujuh warga asal Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Peningkatan kasus ini tentu menimbulkan keresahan pada masyarakat.
Apalagi saat ini sedang memasuki musim penghujan.
Baca juga: Pasok Puluhan Paket Narkoba ke Buleleng, Dodik Divonis 8 Tahun Penjara
Berdasarkan laporan yang diterima, tujuh warga yang dilaporkan terjangkit DBD ini berasal dari dua Banjar Dinas.
Meliputi Banjar Dinas Sangburni dan Banjar Dinas Tegehe.
Perbekel Desa Pakisan, I Gede Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan ihwal adanya tujuh warga yang terjangkit DBD.
Beberapa di antaranya bahkan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Langkah penanganan segera dilakukan dengan menghubungi Petugas Puskesmas Kubutambahan II di Desa Tamblang.
Sebab ada desakan dari masyarakat untuk melakukan fogging.
"Banyak masyarakat beranggapan penanganan DBD belum tuntas jika belum dilakukan fogging," ucapnya, Minggu (21/12).
Baca juga: 4 Kapolres Di Bali Dimutasi, Dari Polres Buleleng Hingga Karangasem
Wijaya tak memungkiri jika fogging memang penting. Namun langkah ini hanya memutus mata rantai penyebaran nyamuk dewasa.
Hanya saja, upaya koordinasi ke puskesmas saat itu belum ada jawaban.
Sehingga pihaknya menghubungi Tim Reaksi Cepat (TRC) Relawan Demam Berdarah Buleleng.
Menerima laporan tersebut, TRC Relawan DBD dibawah pimpinan dr dr Ketut Putra Sedana, segera mendatangi lokasi.
Proses fogging segera dilakukan menyasar rumah-rumah warga yang terjangkit DBD serta rumah lainnya hingga radius 100 meter.
| Persaingan Masuk Kedokteran Undiksha Ketat, Satu Kursi Diperebutkan 25 Pendaftar |
|
|---|
| Motor Pedagang Beras Raib di Buleleng Saat Transaksi, MAW dan AC Ditangkap di Jembrana |
|
|---|
| SPMB 2026 di Buleleng Terapkan Seleksi Dua Tahap, Jalur Prestasi SMP Dapat Kuota 25 Persen |
|
|---|
| Meski Siapkan 8.484 Kursi, Kampus Undiksha Hanya Targetkan 6.000 Mahasiswa Baru |
|
|---|
| PUTUS ASA Tak Mampu Bayar Utang, Nyoman Wirna Nekat Lakukan ini di Tejakula Buleleng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/FOGGING-Relawan-saat-melakukan-fogging-di-wilayah-Desa-Pakisan.jpg)