Berita Buleleng
Tujuh Warga Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kasus DBD Merebak di Desa Pakisan Buleleng
Tujuh warga asal Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
dr Ketut Putra Sedana mengatakan, penanganan kasus DBD harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Ia juga menjelaskan jika fogging hanya berfungsi membasmi nyamuk dewasa, sehingga pencegahan jangka panjang tetap bertumpu pada peran aktif masyarakat.
"Yang lebih penting sebenarnya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas.
Serta menjaga menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.
Baca juga: Buleleng Dinilai Punya Potensi Besar, Agus Suradnyana Ungkap Kunci Pengembangan Pariwisata
Pria yang akrab disapa dr Caput ini menegaskan pada masyarakat agar tidak perlu ragu meminta bantuan TRC untuk.
Sebab penanganan DBD harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
"Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, wajib hukumnya untuk ditolong tanpa memandang status maupun golongan. Kesehatan adalah hak dasar setiap orang," tegasnya. (mer)
| Perjuangkan Nasib Warga Pegayaman, Dewan Buleleng: Jangan Sampai Digusur tapi Tak Bisa Bangun Rumah |
|
|---|
| Warga Pegayaman Protes Ganti Untung Shortcut Singaraja-Mengwitani, Nilai Tanah Dinilai Tak Adil |
|
|---|
| Stok Cadangan Beras Buleleng Tersisa 17 Ton, Pengadaan Tambahan Masih Tunggu Arus Kas |
|
|---|
| Stok Cadangan Pangan Buleleng Tersisa 17 Ton, Pengadaan Tambahan Tunggu Arus Kas |
|
|---|
| Siang Bolong, Polisi Gagalkan Transaksi Belasan Paket Sabu-sabu, 1 Pengedar Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/FOGGING-Relawan-saat-melakukan-fogging-di-wilayah-Desa-Pakisan.jpg)