Berita Buleleng
Tujuh Warga Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kasus DBD Merebak di Desa Pakisan Buleleng
Tujuh warga asal Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
dr Ketut Putra Sedana mengatakan, penanganan kasus DBD harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Ia juga menjelaskan jika fogging hanya berfungsi membasmi nyamuk dewasa, sehingga pencegahan jangka panjang tetap bertumpu pada peran aktif masyarakat.
"Yang lebih penting sebenarnya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas.
Serta menjaga menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.
Baca juga: Buleleng Dinilai Punya Potensi Besar, Agus Suradnyana Ungkap Kunci Pengembangan Pariwisata
Pria yang akrab disapa dr Caput ini menegaskan pada masyarakat agar tidak perlu ragu meminta bantuan TRC untuk.
Sebab penanganan DBD harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
"Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, wajib hukumnya untuk ditolong tanpa memandang status maupun golongan. Kesehatan adalah hak dasar setiap orang," tegasnya. (mer)
| Persaingan Masuk Kedokteran Undiksha Ketat, Satu Kursi Diperebutkan 25 Pendaftar |
|
|---|
| Motor Pedagang Beras Raib di Buleleng Saat Transaksi, MAW dan AC Ditangkap di Jembrana |
|
|---|
| SPMB 2026 di Buleleng Terapkan Seleksi Dua Tahap, Jalur Prestasi SMP Dapat Kuota 25 Persen |
|
|---|
| Meski Siapkan 8.484 Kursi, Kampus Undiksha Hanya Targetkan 6.000 Mahasiswa Baru |
|
|---|
| PUTUS ASA Tak Mampu Bayar Utang, Nyoman Wirna Nekat Lakukan ini di Tejakula Buleleng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/FOGGING-Relawan-saat-melakukan-fogging-di-wilayah-Desa-Pakisan.jpg)