Helikopter Jatuh di Bali

BUNTUT Helikopter Terlilit Tali Layang-layang di Badung, Satpol PP Turunkan 3 Layangan!  

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung terus melakukan pemantauan udara pasca adanya helikopter terlilit tali layangan.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
HELIKOPTER JATUH - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung terus melakukan pemantauan udara pasca adanya helikopter terlilit tali layangan. Pemantauan udara untuk memastikan tidak ada layangan yang terbang di radius yang dilalui pesawat atau helikopter. 

PT Volta Indo Aviasi memiliki empat armada helikopter, Whitesky Aviation dua armada helikopter yang salah satunya mengalami kecelakaan dan jatuh beberapa waktu lalu, Dabi Air Nusantara memiliki satu armada helikopter, Ersa Eastern Aviation memiliki satu armada helicopter, dan PT Sayap Garuda Indah memiliki tujuh armada helikopter.

Semua AOC diterbitkan oleh Menteri Perhubungan dan dievaluasi Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Sebelum memiliki AOC perusahaan yang akan mengoperasikan pesawat udara terlebih dahulu harus memiliki Sertifikat Standar Usaha, baru Air Operation Certificate (AOC) atau Sertifikat Operasi Angkutan Udara dapat diterbitkan.

Dan penerbitan AOC dengan terjadinya peristiwa helikopter terlilit tali layang-layang tidak ada keterkaitan bahwa operator dapat dengan mudah mendapatkan Sertifikat Operasi Angkutan Udara.

"Sisi regulasi kita sudah sangat ketat dalam syarat-syaratnya. Untuk penerbitan AOC itu sudah ketat karena untuk angkutan udara niaga yang tidak berjadwal itu harus punya dua pesawat udara minimal," kata Agustinus.

Saat ini tengah berkembang wisata dengan naik helicopter di Bali. Minat wisatawan untuk tur wisata menggunakan helikopter di Bali cukup tinggi.

Wisatawan tertarik mencoba pengalaman baru ingin melihat keindahan Pulau Bali dari atas di ketinggian dengan menaiki helikopter.

"Penumpang itu kan ingin lihat pemandangan Bali dari atas, kalau terlalu tinggi (di atas 1.000 feet) apa yang dilihat. Sangat banyak diminati, kalau Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu banyak yang minat dan terbang. Diminati karena semua punya segmentasi," ungkap VP. GRC PT. Whitesky Aviation, I Gede Bambang, Sabtu 20 Juli 2024 lalu.

Bahkan dalam satu bulan satu helikopter yang dioperasikannya memiliki jam terbangnya lebih dari 50 jam karena peminat tur wisata helikopter di Bali cukup banyak.

Untuk tur wisata helikopter dari Whitesky Aviation yang ditawarkan di Bali Heli Tour per paket sekali terbang.
"Kita menawarkan paket heli tur mulai dari 10 menit, 15 menit, 30 menit, 45 menit dan 1 jam ada. Mulai dari Rp 5 juta per heli (durasi 10 menit bisa dinaiki 3 penumpang)," imbuhnya. (gus/zae)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved