Berita Buleleng

Ratusan Anggota TNI & Polres Buleleng Bantu Bangun Jembatan di Desa Ringdikit Buleleng Bali

Dandim 1609/Buleleng, Letkol Kav. Angga Nurdyana mengungkapkan, jembatan ini mengkoneksikan tiga desa. Meliputi Desa Ringdikit, Desa Lokapaksa

ISTIMEWA
Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di wilayah Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Jumat (27/9/2024) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ratusan anggota Kodim 1609/Buleleng dan Polres Buleleng, ikut membantu membangun jembatan di wilayah Banjar Dinas Rawa, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng, Jumat (27/9/2024).

Dengan adanya jembatan ini, otomatis akses anak-anak dan usaha tani masyarakat sekitar menjadi lebih mudah. 

Dandim 1609/Buleleng, Letkol Kav. Angga Nurdyana mengungkapkan, jembatan ini mengkoneksikan tiga desa. Meliputi Desa Ringdikit, Desa Lokapaksa dan Desa Ularan. 

Kata Dandim, sebelum adanya jembatan masyarakat sekitar harus jalan memutar. Apalagi anak-anak sekolah, harus pergi-pulang dengan jarak yang cukup jauh. 

"Anak-anak yang sekolah di SDN 5 Ringdikit membutuhkan waktu 1 jam untuk menuju ke sekolah. Tak hanya dimanfaatkan bagi anak-anak, jembatan ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Terutama dalam membantu usaha tani," katanya. 

Baca juga: SK Terbit, Gede Supriatna Resmi Mundur dari Anggota DPRD Buleleng, Ikuti Pilkada 2024 

Baca juga: Lokasi Bocor Pipa di Tempat Rumit, PDAM Badung Sulit Perbaikan, Minta Maaf Gangguan Layanan & Macet

Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di wilayah Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Jumat (27/9/2024)
Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di wilayah Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Jumat (27/9/2024) (ISTIMEWA)

Lebih lanjut diungkapkan, sejatinya warga sekitar sudah sempat membangun jembatan non permanen berbahan bambu. Namun karena bambu hanya bertahan kurang lebih setahun, maka dibangun jembatan yang lebih kokoh.

Pembangunan jembatan pun menggunakan dana swadaya masyarakat. Kemudian masyarakat memohon bantuan ke Kodim, untuk kerjasama membangun jembatan.

Sehingga bertepatan dengan HUT TNI ke-79 ini, pihaknya menurunkan ratusan personel bekerjasama dengan Polres Buleleng untuk membangun jembatan.

"Saat ini prosesnya sedang pengecoran. Mudah-mudahan sebulan ke depan udah selesai. Ini kan pengecoran kering, nanti minggu ketiga atau Minggu keempat bulan depan, dilanjutkan dengan pemasangan railing atau pegangan besi," ungkapnya.  

Pihaknya juga mengamankan, apabila di tempat lain ada masyarakat yang membutuhkan bantuan serupa, pihaknya maupun dari Polres Buleleng siap untuk menerjunkan personilnya, untuk melaksanakan kegiatan gotong royong serupa. 

"Yang penting bisa meringankan beban dan kesulitan masyarakat. Kegiatan ini juga pas bertepatan dengan HUT TNI. Dan memang permintaan dari Panglima TNI dan kasad kita, melaksanakan kegiatan yang benar-benar menyentuh kesulitan masyarakat dan ini dan ini kita buktikan dalam rangka HUT TNI ke 79," tandasnya. 

Sementara salah satu tokoh masyarakat asal Desa Lokapaksa, Dewa Darmayasa mengatakan pembangunan jembatan dari awal secara swadaya, serta melalui bazar. Pihaknya bersyukur sekarang ada bantuan dari anggota TNI untuk ikut membantu pengecoran lantai jembatan. 

"Saya sangat terharu dan menyatakan terima kasih kepada anggota TNI. Sebelum ada jembatan, saya kasihan melihat anak-anak berangkat sekolah.

Sehingga dari warga terbersit ide membangun jembatan. Dengan adanya jembatan ini, akhirnya ada desa yang terkoneksi. Meliputi desa Lokapaksa, Ularan, dan Ringdikit. Harapan saya ke depan ada lagi bantuan. Karena sekarang masih kurang anggarannya untuk pembetonan," tandasnya. (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved