Berita Klungkung
90 KK Warga di Desa Pesinggahan Klungkung Kesulitan Air Bersih
Sekitar 90 KK (kepala keluarga) yang tinggal di Wilayah Banjar Sangluh, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan kesulitan air bersih.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Sekitar 90 KK (kepala keluarga) yang tinggal di Wilayah Banjar Sangluh, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan kesulitan air bersih.
Sudah sepekan terakhir, warga setempat dibuat kelimpungan karena jaringan air Perumda Tirta Mahottama mengalami kerusakan.
Kondisi ini, membuat aparat desa bersurat ke BPBD Klungkung dan memohon bantuan menyediakan tandon, sekaligus menyalurkan air bersih untuk warga setempat.
Baca juga: Marak Kasus Pengeroyokan di Bali, Polres Klungkung Bubarkan Remaja Kumpul Hingga Larut Malam
Langit mendung tidak menghalangi petugas BPBD Klungkung, untuk membantu masyarakat di Wilayah Sangluh, Desa Pesinggahan, Jumat (19/1/2024) pagi.
Setelah menerima permintaan bantuan dari pihak desa, petugas langsung menyambangi wilayah Sangluh, dengan membawa tandon.
"Hari ini kami membantu warga di wilayah Banjar Sangluh, Desa Pesinggahan. Kami meminjamkan tandon dengan kapasitas 5300 liter, karena warga setempat dalam beberapa hari belakangan kesulitan air bersih," ujar Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada, Jumat (19/1/2024).
Baca juga: Kasus Curanmor Resahkan Warga di Klungkung, Korban Bahkan Sempat Dikunci di Rumahnhya
Selain memberikan bantuan tandon, BPBD Klungkung juga mengerahkan dua mobil tangki untuk distribusi air bersih di wilayah Banjar Sangluh di Desa Pesingggahan. Serta untuk warga di wilayah Gelogor di Desa Pikat.
"Atas permintaan warga, kami akan ditribusikan air bersih ini setiap hari. Satu tangki ke warga di wilayah Sangluh dengan kapasitas 5000 liter. Sementara ke wilayah Gelogor setiap hari 2 tangki," ungkap Widiada.
Baca juga: Dinas Kebudayaan Klungkung Pastikan Kembali Gelar Lomba Ogoh-Ogoh, Ingatkan Tidak Bermuatan Politik
Perbekel Desa Pesinggahan Klungkung I Nyoman Suastika menjelaskan, selama ini wilayah Banjar Sangluh sebenarnya sudah mendapatkan layanan air bersih dari Perumda Panca Mahottama Klungkung.
Hanya saja sepekan belakangan, jaringan yang menyalurkan air bersih ke wilayah Banjar Sangluh mengalami kerusakan.
"Saat jaringan air rusak, kami sudah minta warga di Sangluh untuk cari air di kantor desa. Namun karena kerusakan ternyata cukup lama, beberapa warga minta agar dibantu di-supply air bersih. Mungkin warga terkendala jika setiap hari harus cari air ke kantor desa," ungkap Nyoman Suastika.
Baca juga: Cegah Barang Terlarang Masuk Kamar Hunian, Rutan Klungkung Digeledah
Menanggapi keluhan warga, pihak desa lalu bersurat ke BPBD Klungkung termasuk berkoordinasi dengan Perumda Panca Mahottama Klungkung untuk mendapatkan bantuan air bersih.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Perumda Panca Mahottama, untuk perbaikan jaringan air ke wilayah Sangluh. Saat ini perbaikan masih berlangsung, dan informasi terakhir masih menunggu alat yang dibeli di Surabaya."
"Kami tentu berharap jaringan air ke wilayah Sangluh bisa cepat rampung diperbaiki, dan air kembali mengalir normal," harap Suastika. (*)
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Detik-Detik Sampan Pecah di Kusamba Klungkung, Ombak Setinggi 4 M Menghantam, Sampan Pecah Jadi 2 |
![]() |
---|
DRAMATIS! Sampan Pecah Dihantam Ombak di Kusamba Klungkung, ABK Hingga Buruh Terjun ke Laut |
![]() |
---|
Sekda Klungkung Bali Lantik Pejabat Fungsional Humas, Tekankan Pentingnya Disiplin |
![]() |
---|
Waspada Demam Tinggi Disertai Ruam, 11 Kasus Suspect Campak di Klungkung Diperiksa di BLK Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.