TOPIK
Vaksinasi
-
Menurut Maxi, vaksinasi anak akan dilakukan secara bertahap. Pertama, vaksinasi di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi
-
Satu di antara ketentuan itu adalah seseorang yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 dilarang bepergian jarak jauh.
-
Limpahan itu berkat donasi dari negara-negara kaya dan setelah India melonggarkan pembatasan ekspor vaksin.
-
Spanyol sudah memvaksin lengkap 79 persen penduduknya dan mulai melakukan vaksinasi booster bulan lalu, termasuk untuk pasien kanker, penghuni panti
-
Pembatasan pergerakan dilakukan dengan pemeriksaan ketat oleh polisi untuk memastikan kepatuhan mereka terhadap aturan tersebut.
-
Hal itu disampaikan Merkel melalui pesan video pada Sabtu 13 November 2021 saat tingkat insidensi Covid-19 di Jerman naik ke level tertinggi.
-
Budi optimistis mencapai target tersebut, lantaran sampai hari ini capaian vaksinasi di RI telah menyentuh angka 172 juta dosis.
-
Jumlah penduduk Indonesia yang sudah disuntik dosis pertama sebanyak 89.822.987 orang dan 50.412.993 orang disuntik vaksin kedua.
-
Ia menyoroti bagaimana mayoritas warga negara yang lebih kaya telah diimunisasi, lebih dari 90 persen penduduk Afrika belum menerima satu dosis pun.
-
Perlindungan sepuluh kali lipat itu dibandingkan dengan mereka yang hanya menerima dua dosis pada setidaknya lima bulan lalu.
-
Dia menyebut vaksin booster tersebut nantinya bisa dijual di apotek sehingga masyarakat bisa membeli dan memilih layaknya membeli obat.
-
Demikian menurut data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang dirilis pada Jumat 10 September 2021.
-
Otoritas Jepang menangguhkan penggunaan tiga kelompok vaksin Moderna yang berisi 1,63 juta dosis pekan lalu setelah diberitahu adanya kontaminasi.
-
Posisi pertama adalah DKI Jakarta yang vaksinasinya mencapai 120 persen. Posisi kedua dan ketiga diikuti oleh Provinsi Bali dan Riau.
-
Kementerian Kesehatan Jepang lantas mengatakan jarum suntik kemungkinan salah dimasukkan ke dalam ampul sehingga merobek sumbat karet.
-
Nadia mengatakan, vaksin besutan mantan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto itu hanya dapat diakses oleh masyarakat
-
Informasi kematian penerima vaksin Pfizer itu dirilis Kementerian Kesehatan Selandia Baru menyusul tinjauan dewan pengawas independen
-
Walau demikian ada opsi pemerintah membuka ruang kepada 27 juta orang kaya untuk melakukan vaksinasi mandiri atau bayar sendiri.
-
Hal itu mengacu pada target Presiden Jokowi yang meminta program vaksinasi selesai dalam kurun waktu 12 bulan.
-
Menurut Jokowi, pemerintah daerah tidak perlu segan-segan meminta kiriman vaksin dari pemerintah pusat apabila stok mulai menipis.
-
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis 19 Agustus 2021.
-
Karena itu masyarakat diminta untuk segera ikut vaksinasi Covid-19 tanpa perlu memilih-milih merek vaksin.
-
Nadia mengatakan, kasus tersebut sedang didalami oleh kepolisian. Ia menyebut, suntikan tersebut dilakukan oleh seorang perawat RS Graha Kedoya.
-
Vaksinasi Gotong Royong melalui perusahaan hanya menggunakan vaksin Sinopharm dengan sasaran sekitar 7.5 juta penduduk usia di atas 18 tahun.
-
Ia meminta masyarakat tidak ragu divaksin sesuai dengan jadwal ketersediaan vaksin di daerahnya masing-masing.
-
Siti Nadia menegaskan booster vaksin hanya difokuskan untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kersehatan, dan tenaga penunjang.
-
Puan mewanti-wanti agar tidak ada lagi laporan mengenai keterbatasan stok vaksin di daerah yang mengakibatkan proses vaksinasi tersendat.
-
Koordinator Produk Riset Covid-19 Universitas Airlangga, Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengatakan, uji preklinis ini melibatkan 40 ekor primata.
-
Adapun untuk vaksin Sinovac, jarak penyuntikan dosis 1 ke dosis kedua adalah 28 hari, sementara vaksin AstraZeneca 2 sampai 3 bulan.
-
Menurut Bambang, komitmen itu dibuktikan dengan kedatangan 21,2 juta dosis vaksin bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac di Jakarta.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved