TOPIK
Mahasiswa STIP Tewas
-
Sebagai bentuk tanggung jawab, Budi Karya Sumadi telah membebastugaskan direktur hingga beberapa pejabat di STIP Jakarta.
-
Suasana duka masih terasa di kediaman Putu Satria Ananta Rustika (19) di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Kamis (8/5/2024).
-
Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, seusai mengunjungi keluarga mendiang Putu Satria Ananta Rustika di Gunaksa.
-
Air mata ibunda Putu Satria terus mengalir, tatkala kembali ditanyakan tentang sang anak yang telah meninggal dunia akibat penganiayaan oleh seniornya
-
Ibu Putu Satria, Nengah Rusmini mengungkapkan bahwa pihak keluarga tersangka penganiayaan STIP asal Klungkung tak ada itikad baik untuk minta maaf
-
Kasus Penganiaayn taruna STIP Jakarta asal Bali memasuki babak baru usai kepolisian menatapkan 3 tersangka lain selain Tegar
-
Kasus meninggalnya Putu Satria Ananta Rustika (19), akibat kekerasan yang dilakukan seniornya di STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) Jakarta.
-
Putu Satria sempat menelpon ayahnya dan meminta untuk sepeda motornya dipasangi strip (stiker).
-
orangtua Putu Satria, Ni Nengah Rusmini berharap apa yang disampaikam Menhub Budi Karya Sumadi terwujud sesuai harapan
-
Dalam jangka pendek, pihak Kementerian Perhubungan juga mempertimbangkan untuk melakukan moratorium terhadap satu angkatan di STIP.
-
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta maaf ke keluarga Putu Satria di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kamis (9/5/2024).
-
Update kasus tewasnya Putu Satria mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) memasuki babak baru setelah Kepolisian Metro Jakarta Utara menetap
-
Tulisan tangan Putu Satria terungkap, dalam catatan pilu tersebut ia menulis dirinya bertugas angkat derajat keluarga dan menjadi contoh yang baik.
-
Duka mendalam bagi Ni Nengah Rusmini, ibu dari Putu Satria, seorang taruna STIP Jakarta, yang meninggal usai mengalami kekerasan fisik dari seniornya.
-
Peristiwa penganiayaan yang berujung tewasnya mahasiswa Sekolah Ilmu Tinggi Pelayaran (STIP) asal Bali Klungkung, Putu Satria masih memunculkan tanda
-
Bagaimana tidak, mahasiswa junior ini harus tewas di tangan kakak angkatnya sendiri, dalam kasus pembullyan di toilet kampus STIP.
-
Itulah yang dialami dan dirasakan ibunda dari mendiang Putu Satria, mahasiswa STIP Jakarta yang mendapati anaknya pulang tinggal nama.
-
Ibu Putu Satria melihat banyak kejanggalan dari kasus yang membuat putranya meninggal dunia
-
Kamar Putu Satria saat itu tampak rapi. Beberapa pakaiannya telah dikemas oleh sang ibu
-
Sang ibunda pun tak kuasa menahan sakit hatinya, ia lemas tertunduk di atas peti mati jasad sang putra yang telah membeku beberapa waktu lalu.
-
Sebuah rekaman CCTV mengungkap momen tragis Putu Satria Ananta Rustika di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
-
Mendiang meninggal dunia, usai mengalami penganiayaan oleh rekan seniornya, dengan hantaman bertubi-tubi di ulu hatinya.
-
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes (Pol) Gidion Arif Setyawan, telah mengungkapkan motif penganiayaan yang mengakibatkan kematian Putu Satria (19).
-
Ketut Juliarta dan almarhum Putu Satria sama-sama berasal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung.
-
Ketut Juliarta dan almarhum Putu Satria Ananta Rustika, sama-sama berasal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung.
-
Ketut Juliarta dan almarhum Putu Satria Ananta Rustika, sama-sama berasal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung.
-
Tangis Menggema di RSUD Klungkung Lihat Sikap Tulus Ibunda Putu Satria, Ada Pesan Terakhir
-
Pihak keluarga telah menyiapkan upacara pengabenan untuk Putu Satria. Keluarga sudah berkoordinasi dengan sulinggih
-
Isak tangis mengiringi kepulangan jenazah Putu Satria Ananta Rustika (19) di Klungkung, Minggu (5/5) pagi.
-
Nengah Rusmini tampak sangat terpukul dengan kepergian putra sulungnya. Matanya sembab karena terus menangis, duka jelas teraut dari wajahnya.