TOPIK
Melarat di Pulau Surga
-
Mata Ni Ketut Srining (65) berkaca-kaca ketika menyaksikan mertuanya, Ni Nyoman Janten (100)
-
Mengenakan kaus tanpa lengan dan tanpa mengenakan celana, ia tampak asyik memakan singkong rebus.
-
"Kita langsung cek kesehatannya, setelah kita cek beliau sehat kok," jelasnya.
-
Zahra (80) sontak menangis sembari saat Tribun Bali mengunjungi rumahnya RT I Lingkungan/Kelurahan Kampung, Singaraja, Buleleng, Minggu (18/10/2015).
-
Titib mengaku hingga sekarang belum mendapatkan bantuan, baik bantuan berupa kesehatan, kebutuhan pokok, apalagi bedah rumah.
-
Bau tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah juga seringkali menusuk hidung.
-
Ia menumpang di rumah adiknya, Hamilah yang juga sudah renta. Muhayah akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu program Asistensi Lanjut Usia Telantar
-
Jika bosan di dalam kamar, ia keluar melalui pintu yang sengaja dilubangi di bawahnya dengan berjalan ngesot.
-
Lihatlah FOTO kondisi jembatan penghubung dua desa di Buleleng ini. Warga kerap terjatuh dari atas jembatan ini.
-
Dinas PU Buleleng tegak tidak akan memberikan bantuan kepada warga untuk memperbaiki jembatan tersebut. Silakan BACA alasannya di sini.
-
Hingga kini Kerti hanya memiliki Artawan, anak satu-satunya di rumah yang memiliki keterbelakangan mental. Malam hari rumah ini hanya diterangi damar
-
"Persentase rokok juga tinggi, sekitar 5 persen. Ini mengakibatkan di daerah pedesaan tidak ada alokasi khusus untuk pendidikan,” kata Kepala BPS Bali
-
Selain soal angka kemiskinan, Provinsi Bali saat ini menduduki peringkat ke-13 Harapan Lama Sekolah di Indonesia.
-
Kondisi ruang Dayu Nadi mirip gudang sangat mengenaskan. Ia sehari-hari hanya bergerak di atas kasur kumal dipenuhi baju kotor.
-
Bahkan, ada sepatunya yang sampai keluar bagian dalam tapi tetap dipakai ke sekolah.
-
Persentase penduduk miskin Bali yang terdeteksi hingga Maret 2015, lebih banyak berada di wilayah pedesaan dibandingkan perkotaan.
-
Setiap malam, mereka tidur beralas tanah yang hanya dilapisi terpal, tidak terkecuali anaknya yang masih bayi.
-
"Sangat prihatin melihat warga ada yang seperti ini. Kami akan prioritaskan untuk mendapat bedah rumah 2016," ujarnya, (7/9/2015).
-
“Biar saja di sini, tidur di rumah orang lain, nanti saya tiba-tiba meninggal bagaimana? Biar saja di sini,” katanya. Ia butuh bantuan bedah rumah
-
"Maan pis ngadep katik sate, nto ane bliange bass, tahu ajak tempe. Yen gelem san, mare je nyak ngidih"
-
Kendati jemarinya gemetar, perlahan satu persatu katik sate berhasil ia buat.
-
ABU BAKAR: "Jangan gagah dalam kemiskinan". Manakah di antara foto-foto kemiskinan ini yang membuatmu prihatin?
-
Nasib kurang beruntung dialami Ni Nyoman Keped (30), warga Desa Tunjung, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali.
-
Bayi lucu itu lalu diberi nama Pande Sudarsana. Pande lahir normal dengan berat badan 3,5 kilogram.
-
Rumah berukuran 4x5 meter berdiri di tengah perkebunan di kawasan Desa Siakin, Kintamani, Bangli, Bali.
-
LIHAT kondisi ruang kelas di Karangasem ini. Akibatnya, siswa kelas I dan II terpaksa masuk kelas secara bergiliran.
-
Rumah Made Jatu (40), Banjar Munduk Lumbang, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali berupa gubuk. Atapnya ditutup ember supaya tidak bocor.
-
Catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gianyar, Bali, tahun 2015 ada sekitar 300 anak-anak yang bekerja.
-
Sebuah potret kehidupan warga Banjar Gelagah, Kutampi, Nusa Penida, Klungkung, Bali, yang mengalami kesulitan air bersih diabadikan oleh Gus Nida Gen.
-
Material bangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Kelurahan Kaliuntu yang diberikan 2 tahun lalu.