TOPIK
Dharma Wacana
-
Yadnya secara universal mengandung aktivitas cinta kasih, keikhlasan, dan persembahan.
-
Di era sekarang ini, perkawinan beda kasta bukan suatu hal yang langka lagi. Sering kita saksikan ‘nak agung’, nak dewa’ dan sebagainya
-
Wilayah agama kita saat ini, mohon maaf, yang diharapkan mampu merestorasi mental, tapi lebih banyak disibukkan oleh hal yang bersifat ritual.
-
Bahkan yang terbaru, ada orang yang minta tolong karena dikeroyok pemabuk, orang-orang justru membiarkannya begitu saja.
-
Hari-hari suci agama Hindu tidak pernah terlepas dari segara atau laut. Misalnya, usai merayakan Catur Bharata Penyepian
-
Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1940 bersamaan dengan Hari Saraswati. Dalam hal ini, umat sering bingung apa yang harus dilakukan.
-
Ketika kita berbicara peran wanita dalam kehidupan agama Hindu di Bali, rupanya wanita memiliki efeksentrum yang sangat luar biasa
-
Selama ini, masyarakat Hindu di Bali kerap bertanya-tanya terkait penggunaan seekor burung Cenderawasih dalam ritual Pitra Yadnya.
-
Belakangan ini kerap kita dengar adanya tindakan anarkis, yang dilakukan oleh ‘nyama peturu Bali’.
-
Bahkan istilah yang lebih keras lagi ialah ‘mangku stres’ atau orang yang menjadi pemangku atas kehendaknya sendiri untuk menghindari suatu masalah.
-
Dalam konsep keberagamaan secara Hindu, kita dituntun dalam dua sastra, yakni Adyatmika Widya dan Logika Widya.
-
Peturon ini ada tiga macam, yakni petulangan (salah satu contohnya lembu), bale-balean, dan bade
-
Ironis memang, malam yang suci ini justru kerap dijadikan kebut-kebutan di jalan raya hingga pamer pacar di pura.
-
Reinkarnasi atau Punarbhawa (terlahir kembali setelah kematian), merupakan keyakinan umat Hindu yang dapat dibuktikan kebenarannya.
-
Pemahaman yang salah terhadap sradha ini sering membuat seseorang menjadi misterius dan bahkan sebaliknya menjadi sangat beringas
-
Umat Hindu di Nusantara tidak hanya memandang gunung sebagai gundukan tanah.
-
Mulai dari keharmonisan manusia dengan alam (palemahan), manusia dengan manusia (pawongan), dan manusia dengan Tuhan (parhyangan).
-
Apakah ini menunjukkan bahwa gambelan juga merupakan suatu bentuk manipestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa?
-
Namun sayang, masih ada warga masyarakat yang bertahan di radius berbahaya, dan bahkan menolak mengungsi dengan alasan menjaga hewan ternaknya.
-
Meskipun larangan itu bertujuan baik, namun sejumlah oknum umat Hindu tak sependapat.
-
Begitu juga dengan hari suci Saraswati, Banyupinaruh dan Nasi Dira yang sangat berkaitan erat dengan filosofi kelahiran manusia.
-
Hal ini juga menyebabkan tidak sedikit wisatawan asing, khususnya dari Eropa, yang melakukan konversi atau memeluk agama Hindu ala Bali.
-
Ampura tityang matur pinaken, tityang bersaudara kandung sareng delapan orang terdiri dari tiga wanita, lima lelaki.
-
Dalam beberapa sumber, terutama dalam lontar Tatwa Japa Kala, kalau sudah ada lulut emas itu pertanda karang itu panes.
-
Kita berpikir sederhana saja.
Ketika dia melalui proses pasupati, maka dia akan menjadi simbol.
-
Sebelum dikenalnya ritual kolektif, baik yang digelar oleh desa pakraman ataupun sebuah event organizer (EO), umat melakukan ritual tersebut sendirian
-
Politik merupakan cara untuk meraih kekuasaan. Dalam ajaran agama Hindu, hal ini terdapat dalam kitab Artha Sastra, Raja Dharma, Raja Niti
-
Tetapi, bila kita masuk ke dalam aspek budaya di Bali, ternyata perkawinan tidak sesedarhana itu.
-
Lulut merupakan kumpulan ulat kecil yang hanya muncul dalam fenomena alam tertentu. Di mana lulut ini ada empat jenis.
-
Padahal kalau kita kembali pada intisari ngaben adalah pengembalian unsur Panca Mahabhuta ke asalnya.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved