TOPIK
Dharma Wacana
-
Piodalan Panca Wali Krama di Pura Besakih yang melarang adanya aktivitas kematian, menyebabkan banyak kamar jenazah di rumah sakit overload
-
Secara umum, banyak umat Hindu yang menilai esensi dari Hari Suci Nyepi adalah Catur Brata.
-
Saya selalu bertanya-tanya, untuk apa kita memperjuangkan Tuhan. Karena Tuhan adalah sebuah entitas yang tidak perlu diperjuangkan.
-
Ogoh-ogoh ini biasanya diarak saat malam atau setelah warga selesai menggelar pecaruan, baik di rumah masing-masing, catus pata dan sebagainya
-
Sebagian besar umat Hindu mempercayai setiap orang yang telah meninggal, atman atau roh dengan jasadnya telah terpisahkan.
-
Ada hal yang berbeda pada suasana di sebagian besar pura di Bali, terutama dalam upacara piodalan.
-
Setiap memasuki Hari Suci Galungan hingga Kuningan, banyak umat Hindu di Bali yang menitipkan jenazah kerabatnya di rumah sakit.
-
Dalam membicarakan Galungan, kita harus kembali pada teks, karena itulah sesungguhnya yang harus dikontestasikan
-
Belakangan ini, banyak umat yang mempertanyakan bagaimana sebenarnya pakaian agama Hindu itu.
-
Agnihotra atau ritual dengan sikap melingkari kobaran api, saat ini kerap dilakukan di Bali.
-
Pemberian nama biasanya diberikan ketika bayi berumur tiga bulan sesuai perhitungan kalender Saka
-
Belakangan ini, fenomena goresan menggunakan material pamor, yang digores membentuk satu garis (colek pamor) maupun swastika
-
Berbicara masalah pungutan retribusi obyek pariwisata ataupun pendatang, saya tetap menganggap hal tersebut wajar.
-
Mangku atau Pemangku merupakan tokoh suci umat Hindu di Bali. Mangku dalam hal ini, bukan hanya ujang banggul di Pura Kahyangan Tiga, Pura Dadia
-
Ngaben kolektif atau massal saat ini menjadi opsi desa pakraman meringankan biaya masyarakat menggelar ritual kremasi secara adat
-
Sehari setelah merayakan Hari Suci Saraswati, umat Hindu di Bali biasanya melakukan prosesi melukat atau mandi di pemandian suci maupun segara (laut).
-
Kalau kembali pada posisi dan fungsi desa pakraman, seharusnya desa pakraman merupakan ikatan sosial religius.
-
Ketika berbicara adat dan agama, khusus di Bali, banyak yang tak bisa membedakan. Seolah-olah, adat dan agama adalah sesuatu yang sama.
-
Desa Pakraman selama ini dinilai sebagai benteng agama Hindu. Namun aturan yang diberlakukan kepada masyarakatnya, terkadang kaku.
-
Dia tidak akan bisa memberikan perlindungan pada penghuninya. Sering terjadi, kalau tidak dipelaspas, penghuninya akan celaka.
-
Ajaran agama Hindu di Bali tidak pernah terlepas dari konsep Bhairawa Tantra.
-
Belakangan ini sangat banyak sekali kasus-kasus pembuangan atau pengguguran bayi. Dalam hukum agama Hindu itu disebut dengan Brunaha.
-
Belakangan ini, relatif banyak bermunculan lowongan pekerjaan non Hindu atau tidak menerima karyawan yang beragama Hindu.
-
Bahkan di suatu tempat dianggap remeh-temeh, namun di Bali mendapat perlakuan khusus, yakni ari-ari atau plasenta,
-
Hari Raya Galungan secara upacara, tetap sama dari masa ke masa. Namun yang berbeda adalah kandungan di balik upacara, yakni spirit dan nilai.
-
Dalam ajaran agama Hindu, sikap tidak menghargai perbedaan, terlebih lagi sampai melakukan tindakan pembunuhan merupakan perbuatan
-
Saat ini banyak pura di Bali dikomersialkan menjadi destinasi pariwisata, dengan tujuan membuka lapangan kerja
-
Tajen atau sabung ayam, sudah dianggap menjadi sebuah tradisi dan budaya oleh sebagian umat Hindu di Bali.
-
Namun pengorbanan tersebut menjadi sia-sia, ketika usai sembahyang kita justru mengotori kawasan pura dengan sampah.
-
Biasanya orang yang seperti ini, kualitas muspa-nya sangat dangkal. Sebab dia hanya berhenti di kesembuhan.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved